JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan bahwa anak yang hebat lahir dari guru yang berkualitas. Hal tersebut disampaikan Kang Fahmi saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Konferensi Kerja II Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi di Hotel Selabintana, Sabtu (24/12/22).
Kegiatan yang bertemakan Kota Sukabumi Renyah Mendukung Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh Melalui Penerapan Kurikulum Merdeka Masa Bakti XXII Tahun 2020-2025 tersebut dihadiri oleh ketua PGRI Provinsi Jawa Barat Dede Amar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi Hasan Asari, dan Ketua PGRI Kota Sukabumi Saepurohman Udung.
Dalam Sambutannya, orang nomor satu di kota mochi mengatakan bahwa Keluarga besar PGRI akan menjemput Indonesia emas di tahun 2045. Selain itu, ia juga menyampaikan target Indonesia 10 tahun mendatang masuk 10 besar negara terbesar di dunia.
“Tugas kita saat ini menghadirkan estafet terbaik untuk anak-anak bangsa, memastikan pendidikan indonesia ditentukan oleh guru yang berkualitas untuk melahirkan anak yang berkualitas,” ujarnya.
Saat ini lanjutnya, Guru ditantang untuk dapat membuat proses pembelajaran yang kreatif, inovatif dan inspiratif, karena kalau guru tidak bertransformasi dalam melakukan pembelajaran, anak-anak akan tertinggal.
“Peran PGRI untuk dapat sinergitas dan kolaboratif dengan pemerintah daerah agar pendidikan di Kota Sukabumi dapat berjalan dengan baik dan mencapai kesuksesan,” sambungnya.
Adapun ciri generasi berkualitas ia sebut diantaranya otak yang cerdas (IQ), Fisik sehat (PQ), akhlak terpuji (EQ), rajin beribadah (SQ).
Pada momentum yang sama, Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat Dede Amar di sela kegiatan mengajak seluruh peserta yang hadir untuk melantunkan shalawat.
“Kami PGRI di Jawa Barat selalu mengumandangkan shalawat, tentu ingin hidup ini berkah, memohon kepada Allah sebab ingat bahwa dengan bershalawat adalah ibadah yang tidak pernah tertolakkan,” kata Amar.
Kedua sambungnya, apapun untuk menebus keinginan kita bisa dengan bershalawat, jadi ia selalu mengajak untuk bershalawat di manapun ia hadir, alasannya untuk kebaikan dan mendoakan saudara yang sedang terkena musibah.
Reporter: CR6 | Redaktur: Usep Mulyana











