JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi terus berupaya menekan harga stabilitas pangan di wilayahnya. Kali ini, pihaknya memboyong program Gastronomi atau berkaitan erat dengan kuliner.
Program Gastronomi sama halnya dengan kuliner, namun memiliki pengertian yang lebih luas. Hal itu berkaitan dengan seni, praktik, dan kajian tentang pemilihan, preparasi, produksi, penyajian dan penikmatan berbagai makanan dan minuman.
“Sebetulnya program Gastronomi itu mengenalkan dan mengingatkan kembali, bahwa ada makanan lokal yang memang perlu diakses serta banyak macamnya. Karena selama ini kan masyarakat tahunya makanan korea dan makanan lain dari luar negeri,” ujar Yan Yan Setiawan Subkoordinasi Penganekaragaman Konsumsi Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/11/2022).
Ia menjelaskan, program Gastronomi yaitu mengingatkan kembali kepada masyarakat mengenai pangan lokal yang memiliki keunggulan dan memberi manfaat.
Bahkan, kata Yan Yan ada juga program atau kegiatan pengolahan pangan yang berbahan cabai dan bawang merah, diolah menjadi bumbu masakan tanpa bahan pengawet selanjutnya bisa disimpan dengan jangka waktu yang cukup lama.
“Seperti kita ketahui fluktuasi harga dua bahan kebutuhan rumah tangga ini sangat tinggi. Nah kita bagaimana masyarakat diajarkan mengolah cabai itu, sehingga ketika pas saat kondisi produksi rendah, mereka itu punya stok tersimpan, karena ada proses pengolahan itu,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bertujuan mendorong masyarakat ikut menekan stabilitas harga kebutuhan pangan. Satu diantaranya mendekatkan produsen dengan konsumen yakni melaksanakan pengembangan usaha rumah tangga.
“Tentunya ini juga bisa mendorong stabilitas harga, dengan pengembangan usaha pangan masyarakat, bagaimana mendekatkan antara produsen dengan konsumen guna memotong rantai pasokan dari luar daerah,” terangnya.
Dengan banyaknya program yang digulirkan tersebut, Yan Yan berharap kedepan masyarakat tidak bergantung lagi kepada pangan-pangan yang sewaktu waktu mengalami kenaikan harga.
“Mudah-mudahan dengan program tadi, ke depan harga-harga pangan strategis masyarakat bisa terus stabil,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












