JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak lima orang pasien terdampak Gempa Cianjur dialihkan untuk perawatan medis lebih lanjut ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.
Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD R Syamsudin SH (Bunut), dr Supriyanto mengatakan, pihaknya mendapatkan instruksi langsung dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
“Tadi informasi dari Pak PLT Direktur bahwa Pak Gubernur Jabar lagi standby di RSUD Sayang Cianjur. Untuk pasien-pasien di sana yang mungkin memerlukan penanganan lebih lanjut dan segera mungkin akan diarahkan ke RSUD Syamsudin,” kata Supriyanto saat ditemui di Rumah Sakit, Senin (21/11/2022).
Supriyanto menuturkan, sampai saat ini pasien yang dikirim dari RS Cianjur terdampak gempa, terdapat lima orang. Terdiri dari dua dewasa, dan tiga anak-anak.
“Yang dua luka dibagian kepala, kemudian satu di tulang belakang. Untuk satu dewasa usia 26 tahun laki-laki, kebetulan luka ringan sudah bisa dipulangkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, sementara untuk pasien anak-anak mengalami luka di bagian kepala kondisinya masih sangat memerlukan penanganan. Karena memang lukanya berat, cedera kepala berat yaitu anak-anak usia 8 tahun dan 12 tahun.
Pihaknya pun telah berkoordinasi lebih lanjut untuk menyediakan fasilitas farmasi, sampai kebutuhan ruang unit gawat darurat.
“Karena memang informasi dari Cianjur menurut Pak PLT Direktur mungkin operasional rumah sakit disana akan banyak digeser kesini pasiennya,” titur dia.
Pihaknya menyebut telah menyiapkan seorang dokter ortopedi. Ia mengatakan, apabila jumlah penambahan yang semakin meningkat, tidak menutup kemungkinan pihak rumah sakit akan melakukan koordinasi dengan RSUP dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
“Kalau untuk ruangan kami tadi dengan rawat inap sudah mempersiapkan dua ruangan yang kita khususkan untuk korban terdampak gempa ini. Nanti kita liat lagi eskalasinya,
kalau memang memerlukan pembukaan ruangan lain akan kita siapkan,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor






