JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, memaparkan empat peluang transformasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bagi kaum milenial.
Hal itu disampaikan Achmad Fahmi, saat membuka pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemasaran Digital UMKM Sukabumi, dalam rangka UMKM go to Digital di Hotel Fresh Kota Sukabumi, Minggu (6/11/2022).
“Ada empat peluang transformasi UMKM yaitu besarnya populasi generasi muda sampai 60 persen. Di mana dari sebanyak 365 ribu jumlah penduduk hampir 60 persen di antaranya generasi milenial dengan semangat muda pula,” kata Fahmi.
Maknanya kata dia adalah pada pengelolaanya tidak seperti metode sebelumnya misalnya door to door dan berkolaborasi dengan ITB dalam upaya ada cara baru dalam meningkatkan kualitas UMKM.
Selanjutnya kata Fahmi, sistem ekonomi digital makin tumbuh dan berkembang. Sekarang ini mall dan pusat-pusat perbelanjaan lebih banyak. sementara transaksi belanja belum sebanding. Tidak hanya itu, saat ini perbankan memberikan kemudahan-kemudahan dengan pemberian kredit usaha rakyat (KUR) sehingga UMKM naik.
Terakhir adanya keterlibatan Indonesia di forum internasional sehingga salah satu penyebab UMKM dapat bertahan. Misalnya ada little Sukabumi dengan ada galeri UMKM produk ditampilkan di sana.
Fahmi berharap, kolaborasi dengan ITB dapat memanfaatkan ecommerce yang ada. Sebab mereka yang bisa beradaptasi dengan percepatan teknologi atau perubahan digitalisasi yang akan bertahan.
”Kemampuan pemasaran secara offline dan online yang harus terukur dalam pergerakan ekonomi. Misalnya titik juara gerai mengenalkan produk dan pemasaran online,” terangnya.
Oleh karenanya kata orang nomor satu di Kota Sukabumi itu, patut bersyukur gubernur memberikan apresiasi atas perencanaan dan pencapaian pembangunan di Kota Sukabumi.
Salah satunya perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara digitalisasi maka UMKM harus terdigitalisasi. Mari semangat dan tingkatkan kualitas serta komitmen transformasi UMKM,” ungkapnya.
Pelatihan UMKM Sukabumi dengan sistem terintegrasi berbasis gamifikasi menuju Sukabumi go digital berkolaborasi antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Jumlah peserta pelatihan yang digelar daring dan luring ini mencapai sebanyak 137 orang.
”Pemda berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas UMKM agar naik kelas, sehingga selain maju juga mampu menyerap tenaga kerja dan mampu berjuang bersama-sama. Dengan metode yang baru wali kota berharap jadi pengusaha UKM yang merekrut tenaga kerja,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana






