JURNALSUKABUMI.COM – Kenaikan BBM bersubsidi telah diumumkan Pemerintah. Antrean panjang pun terjadi di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Sukabumi.
Pantauan jurnalsukabumi.com hingga sore ini, di SPBU Lalan Tipar Gede, antrean kendaraan roda empat bahkan mengular hingga bahu jalan.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin menyampaikan, dalam menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait penyesuaian BBM subsidi pihaknya bersama Kodim 0607 Kota Sukabumi dan sales branch Pertamina melaksanakan pemantauan ke lokasi SPBU yang ada di Kota Sukabumi.
“Tadi sudah melaksanakan kegiatan apel bersama antisipasi penyesuaian harga tersebut. Setelah kegiatan apel tersebut, maka kami kemudian melakukan kegiatan patroli pemantauan langsung terhadap SPBU yang ada di wilkum Polres Sukabumi Kota,” tutur Zainal.
Zainal menyebut, sebanyak 200 personel Kepolisian disiagakan di seluruh lokasi SPBU. Yang terdiri dari 100 personel jajaran Kepolisian yang sifatnya standby di masing-masing SPBU.
“Kemudian 50 personilnya gabungan Polri dan Kepolisian untuk melakukan kegiatan patroli bersama, dan 50 personil lainnya dari jajaran TNI untuk membackup kegiatan pengamanan ini. Dari pantauan kami mulai dari dilakukan kegiatan pengamanan, sesaat setelah diumumkan sampai sore ini situasi masih aman terkendali kondusif,” ujarnya.
Ia menuturkan, sempat terjadi lonjakan pada saat menjelang kenaikan harga pukul 14.30 WIB. Namun demikian, menurutnya atas kesiapan dan kerjasama dari seluruh pihak. Maka berbagai potensi kerawanan dapat diminimalisir.
Lanjut Zainal menambahkan, ke depan pihaknya tetap akan melakukan kegiatan penjagaan di masing-masing SPBU termasuk juga pemantauan yang sifatnya penebalan seperti patroli.
“Besar harapan kami informasi dan pesan yang kami sampaikan dapat diterima oleh semua masyarakat dan bisa memahami, bahwa ini merupakan keputusan yang terbaik yang diambil oleh pemerintah terkait dengan situasi yang ada sekarang,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan












