Turun Tangan Cegah Perusakan Rumah Terduga Pelaku Penusukan, Kapolsek Nyalindung Kena Sabetan Sajam

Selasa, 30 Agustus 2022 - 22:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kapolsek Nyalindung, AKP Dandan R Nugraha Gaos terkena sabetan senjata tajam saat penanganan aksi massa yang merusak rumah terduga pelaku penusukan, Selasa (30/8/2022). Massa datang dan langsung melakukan perusakan secara anarkis.

Kapolsek Dandan mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian jempol tangan kanan. Beruntung lukanya tidak terlalu parah.

“Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan akhirnya kita melakukan upaya pencegahan dan sudah dilakukan. Meskipun, salah satunya tangan saya terkena sabetan senjata tajam di bagian jempol tangan kanan,” tutur Dandan kepada jurnalsukabumi.com.

Dandan memastikan polisi sudah berupaya maksimal untuk mencegah perusakan rumah tersebut. Namun petugas mengalami kesulitan karena massa yang berjumlah banyak.

“Gak ada yang cedera, cuma ini. Saya  tadi mencoba menahan para massa yang cukup anarki. Mereka bukan melawan, jadi karena saya mencoba menahan pergerakan mereka,” sambung dia.

Dalam penanganan aksi massa ini, Polsek Nyalindung mendapatkan bantuan personil pengamanan tambahan dari Polres Sukabumi.

Yakni satu peleton Dalmas Polres Sukabumi, serta anggota 5 Polsek Rayon Tengah, dan 6 Polsek Rayon Utara juga disiagakan agar kejadian serupa tidak berkelanjutan.

“Massa akhirnya bisa didorong kembali ke Gegerbitung. Jadi aksinya dilakukan karena diduga merasa kecewa dan marah kepada terduga pelaku, dugaan pelaku ya. Sehingga merusak rumah yang ditinggali orang tuanya,” papar dia.

Kendati amukan massa sempat terjadi, namun saat ini situasi di lokasi kejadian sudah kondusif dan terkendali. Pihaknya bersama jajaran Polsek Gegerbitung juga melakukan upaya preventif bersama tokoh masyarakat setempat, agar insiden tersebut tidak berkelanjutan.

“Tadi juga saya sudah datang bersama Kapolsek Gegerbitung kepada tokoh masyarakat baik dari Kampung Cikarang maupun dari Kampung Cibangbara. Jadi dipertemukan, bukan memusyawarahkan tindak pidananya. Tetapi supaya tidak ada tindak pidana lanjutan,” tegas dia.

Ia menambahkan, untuk tindak pidana ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi sudah mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi perusakan rumah.

“Jadi tinggal menunggu waktu saja baik pelaku perusakan rumah maupun pelaku pembunuhan. Kasus kini ditangani oleh Sat Reskrim Polres Sukabumi,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 25 orang merusak sebuah rumah di Kecamatan Nyalindung. Aksi perusakan ini masih terkait dengan penusukan yang menewaskan warga Gegerbitung berinisial W (51) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Berita Terbaru