Uang Baru BI, Hergun: Melindungi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil dari Peredaran Uang Palsu

Jumat, 19 Agustus 2022 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bank Indonesia resmi meluncurkan uang kertas baru emisi 2022 (Uang TE 2022) pada Kamis (18/8/2022).

Tercatat ada tujuh pecahan uang kertas baru yang diluncurkan, yaitu Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan menyatakan uang baru yang diluncurkan BI bisa memberi banyak manfaat, antara lain melindungi pelaku usaha mikro dan kecil dari peredaran uang palsu.

Politisi yang biasa disapa Hergun itu melanjutkan, saat ini uang edisi lama sudah banyak yang dipalsukan. Rasionya, pada 3 tahun lalu, dalam 1 juta lembar uang asli yang beredar di masyarakat terdapat 9 lembar uang palsu.

“Pelaku usaha mikro dan kecil pada umumnya belum memiliki alat pendeteksi uang palsu. Sehingga, rentan menerima uang palsu dari para pembelinya,” kata Hergun kepada awak media pada Jumat (19/08/2022).

Kapoksi Fraksi Gerindra di Komisi XI DPR-RI menambahkan, pendeteksian secara manual yaitu dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang, sulit dilakukan pada saat pelaku usaha menghadapi antrian banyak pembeli yang ingin dilayani secara cepat.

“Jika ada pembeli yang membayar dengan uang palsu, maka akan sulit terdeteksi. Akhirnya, pelaku usaha tersebut yang harus menanggung kerugian,” lanjutnya.

“Menurut BI, uang kertas baru dicetak sedemikian rupa sehingga akan lebih sulit dipalsu. Kita berharap hal tersebut benar adanya. Sehingga, para pelaku UMK bisa lebih terlindungi,” katanya.

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR-RI itu melanjutkan, uang baru juga menjadi alat pemersatu bangsa. Hal tersebut bisa dilihat dari foto para pahlawan dan beragam keindahan alam serta budaya nasional yang dijadikan identitas dalam masing-masing uang.

“Uang seratus ribu misalnya, bagian depan bergambarkan foto pahlawan proklamator Soekarno-Hatta dengan posisi yang lebih merapat dibanding foto di uang yang lama. Hal tersebut bisa diartikan ajakan untuk mempererat persatuan,” katanya.

“Pada bagian belakangnya juga ada foto beragam kekayaan alam dan budaya nasional. Di uang 100 ribu, ada foto Tari Topeng Betawi, pemandangan alam Raja Ampat, dan bunga Anggrek Bulan,” tambanya.

Politisi yang hadir secara virtual pada peluncuran uang baru tersebut menegaskan, setiap lembarnya menceritakan narasi tentang kepahlawan, perjuangan, kebudayaan, kekayaan, serta keindahan Indonesia.

Ketua DPP Partai Gerindra itu berharap uang baru juga mampu mendorong semangat masyarakat untuk bekerja lebih giat agar mendapatkan uang yang lebih banyak. Sehingga, mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saat ini, Indonesia masih dalam masa pemulihan ekonomi. Perlu upaya bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Biasanya keberadaan uang baru mendorong masyarakat untuk memperolehnya,” lanjutnya.

“Uang baru bisa diperoleh melalui transaksi atau sengaja menukarnya. Masyarakat akan bekerja lebih giat untuk bisa mengumpulkan uang baru lebih banyak. Dan, kekayaan yang semakin bertambah akan mendorong peningkatan konsumsinya. Perlu diketahui, konsumsi rumah tangga merupakan penopang terbesar PDB,” tambahnya.

Politisi dari Dapil Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) itu mengapresiasi langkah BI yang sudah merilis uang baru. BI telah menghadirkan alat pembayaran yang lebih berkualitas, aman, elegan dan membanggakan.

“Uang baru menjadikan transaksi bisa lebih aman dan nyaman. Potensi dipalsukan menjadi lebih kecil. Namun masyarakat perlu tetap waspada dengan selalu melakukan pendeteksian uang baik melalui alat maupun secara manual dengan dilihat, diraba, dan diterawang,” tandansya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan
Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN
Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Bahas Skema Dukungan Pendidikan
Hari Lahir Pancasila, Hergun: Bumikan Nilai Ideologi di Kehidupan Nyata
Jembatan Pamuruyan Baru Berdiri Kokoh, PJN Wilayah II Jabar: Masih Tahap Finishing
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kabar Baik! Jembatan Baru Pamuruyan Cibadak Kini Mulai Difungsikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:16 WIB

Ketua APPMBGI Sukabumi Raya Sambut Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB

Antisipasi Pajak Kendaraan Tahunan, BPR Sukabumi Hadirkan Tabungan TAPAK

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:49 WIB

PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Bahas Skema Dukungan Pendidikan

Berita Terbaru