JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Depo MGI Palabuhanratu, Fitrah Rahman angkat bicara terkait peristiwa kebakaran yang terjadi terhadap armadanya. Bus MGI jurusan Palabuhanratu-Bogor terbakar di Km 45 Tol Jagorawi, tepatnya ketika bus berada di Gerbang Tol (GT) Ciawi.
Fitrah menceritakan kendaraan angkutan antar kota tersebut tengah berangkat menuju Palabuhanratu. Sesaat sebelum melewati GT Ciawi, bus mengeluarkan asap pada bagian bawah.
Setelah melihat hal itu sang sopir langsung memberhentikan kendaraannya dan langsung memberikan arahan terhadap penumpang agar tidak panik.
“Bus berangkat dari Bogor pukul 08.30 WIB, pas lewat tol, masuk gerbang Tol Ciawi, mobil mengeluarkan asap. Setelah keluar asap, mobil diarahkan ke kiri oleh sopirnya, penumpang diarahkan supaya gak terlalu rame, setelah mobil ke pinggir penumpang diarahkan keluar,” ujar Fitrah di Kantor Depo MGI Palabuhanratu, Selasa (9/8/2022) sore.
Melihat adanya kepulan asap, kemudian sang sopir beserta kenek sempat memadamkan percikan api tersebut. Namun kemudian api kembali membesar hingga membakar seluruh bagian bus.
“Selang beberapa lama mobil disemprot dengan apar, sudah habis beberapa botol dan lain sebagainya dikira api sudah padam tidak lama kemudian api naik lagi menyambar rem,” terangnya.
Atas kejadian itu, pihak Manajeman MGI meminta maaf terhadap seluruh penumpang. Namun ia meyakini kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali karena adanya kebakaran itu merupakan kali pertama bagi bus MGI.
“Untuk penumpang kita memohon maaf sebesar besarnya, kita juga mungkin dari manajemen sedikit lalai. Insya Allah untuk kedepannya bisa diperbaiki lebih baik lagi, dan tidak ada kejadian lagi kedepan,” ucapnya.
Sebetulnya kata Fitra, bus Palabuhanratu-Bogor tersebut seluruhnya selalu mendapatkan perawatan disetiap pemberangkatan ataupun masuk ke Depo Palabuhanratu.
“Kalau untuk standar MGI kita setiap dua rit itu wajib ceklis oleh pelaksana teknik untuk mendapatkan surat keterangan teknik dan SPJ baru. Mobil itu tidak bermasalah,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor
.












