Lagi, Kasus Hilangnya Celana Dalam Wanita Bikin Resah Warga Nagrak

Kamis, 9 Juni 2022 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah warga kembali dihebohkan dengan kasus pencurian celana dalam. Setelah sebelumnya meneror warga Desa Girijaya, kali ini terjadi di Kampung RT. 04/06, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Aksi tersebut sudah meresahkan warga setempat dan dilaporkan lebih dari seminggu ini. Modus operandi kali ini, menukar atau meletakan beberapa celana dalam milik salah seorang warga ke rumah warga lain.

“Iya jemuran saya biasanya ditaruh di luar waktu itu, karena masih ada yang basah, ternyata pas pagi tersisa jepitannya doang. Saya liat pagi ada dua celana dalam hilang, besoknya di rumah tetangga sudah banyak berserakan,” jelas Novila (30), kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (9/6/2022).

Selain dibiarkan berserakan di depan rumah serta jemuran milik warga, ada juga celana dalam yang dilemparkan ke genteng warga hingga berserakan di atas.

“Bahkan ada yang dilempar-lempar ke genteng, jadi sekarang tiap malam jaga-jaga resah takutnya lama-lama malah barang lain yang hilang,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Ida Rosida, yang mendapati tiba-tiba celana dalam berserakan di depan rumahnya. Ia memilih menyimpan lebih dulu supaya jika ada warga lain yang mengenali bisa mengambilnya. Namun ada juga warga yang ketakutan sehingga memilih membakarnya.

“Takutnya kan dari mana-mana apa kotor atau gimana lagian banyak ada sekeresek mah lah. Memang pertama ada di rumah mertua, tiba-tiba pas pagi, ada daleman di depan. Selama ini sudah ada kejadian sekitar empat rumah, terakhir malam Sabtu kemarin ada celana dalam milik warga yang dijemur habis semua,” jelasnya.

Masih kata Ida. “Sekarang mah sampai sendal saja saya masukin ke dalam rumah, takut soalnya, udah laporan juga suami ke pihak kepolisian,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Nagrak, AKP Deden Sulaeman saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com mengatakan, sejauh ini belum menerima laporan warga adanya keresahan hilangnya celana dalam di lokasi itu.

“Intinya belum ada laporan ke Polsek terkait berita itu,” kata Deden.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru