Ratusan Ojol di Sukabumi Berburu Bensin Rp 1000 per Liter, dari Siapa?

Sabtu, 9 April 2022 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) Indonesia menyelenggarakan kegiatan operasi penjualan bensin dengan harga hanya Rp1.000 per liter bagi para driver Ojek Online (Ojol).

Alhasil, penjulaan bensin yang disediakan di halaman Kantor SKP Indonesia di Perumahan Sukaraja Indah Redency, Sukabumi pada Jumat (8/04/2022) sore itu pun ludes sekejap.

“Ini aksi solidaritas kami di tengah kenaikan Pertamax yang disertai dengan langkanya Pertalite,” ujar Founder SKP Indonesia, Kristiawan Saputra kepada Jurnalsukabumi.com, Sabtu (09/04/2022).

Sasaran penjualan bensin murah ini kata dia, dikhususkan bagi mereka yang mengandalkan pendapatan sehari-hari dari operasional kendaraan bermotor, misalnya para pengemudi ojek online (ojol).

“Kita siapkan 240 liter. Dari hasil penjualan, uangnya akan kita sedekahkan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan,” lanjut Kristiawan.
Masih kata dia, untuk penjualan hari kemarin, kurang lebih ada sekitar 120 liter. Pembeli sendiri, merupakan Ojol yang berada di wilayah Sukaraja Sukabumi.
“Besar harapan saya kegiatan ini bisa membantu masyarakat khususnya para Ojol. Semoga bermanfaat,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu
Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan
Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!
Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak
Guru Ngaji Terduga Pelaku Pencabulan Ditangkap di Banten, Pelarian AC Berakhir di Cibeber
Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:09 WIB

US Oknum Kades Tamanjaya Ciemas Positif Narkoba, Polisi Ungkap Barang Bukti Alat Hisap Sabu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Kades di Ciemas Berada di Satresnarkoba, Kapolres: Masih Dalam Penyelidikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Ketegangan Warnai Penataan Trayek di Terminal Benda, Sopir Angkot 02 Tolak Aturan Sepihak!

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Belum Kantongi Izin, Pembangunan Alfamart Ditegor Satpol PP Cibadak

Berita Terbaru