Belajar dari Pandemi Covid-19, Saatnya Nakes Honorer Diangkat ASN!

Jumat, 1 April 2022 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Siti Ratna Maymunah S.Pd (Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia Kabupaten Sukabumi)

Perjalanan waktu masa pandemi Covid 19 sudah dua tahun lebih sampai sekarang, perjuangan dan pengorbanan melawan penyebaran virus tak terhingga korban meninggal tidak sedikit, perekonomian mengalami penurunan drastis itu semua dihadapi dengan tekad kuat penuh kesabaran merupakan bagian dari ujian untuk umat manusia.

Sosok pejuang dan pahlawan dalam perang melawan pandemi Covid-19 yang berada di front terdepan yaitu tenaga kesehatan senantiasa hadir ditengah tengah masyarakat melayani menolong masyarakat dari serangan virus.

Dengan kesiapan dan tekad perjuangan Nakes alhamdulillah sampai hari ini penyebaran Covid-19 semakin menurun, terbayang kalau para Nakes jebol bukan petarung atau pejuang bagaimana nasibnya rakyat Indonesia dari ganasnya serangan virus Covid-19.

Di balik ketangguhannya, para Nakes ditengah pandemi menyimpan kegelisahan para Nakes honorer di setiap puskesmas, rumah sakit, dinas kesehatan yang nasibnya sampai hari ini harap harap cemas atas status kepegawaiannya yang masih honorer, sangat merindukan diangkat menjadi ASN. Mereka para Nakes mengabdi sebagai honorer bertahun tahun, tetap semangat berjuang mengabdikan diri untuk masyarakat dalam memerangi pandemi.

Dari semua perjuangan pengorbanan para Nakes sebagai pahlawan kesehatan, khususnya Nakes honorer saatnya negara mengangkat harkat martabat memberikan hadiah penghargaan dengan mengangkat semua para Nakes honorer menjadi ASN, kuota pengangkatan ASN untuk Nakes di perbesar menjadi prioritas untuk mengangkat para Nakes honorer menjadi ASN.

Langkah kebijakan tersebut sebagai antisipasi persiapan kedepan kalau terjadi lagi hal yang sama ketika terjadi angka penyebaran virus tinggi lagi negara tidak kesulitan lagi para Nakes sudah siap tidak terjadi lagi kekurangan tenaga kesehatan. Kedepan keberadaan tenaga kesehatan sangat penting merupakan salah satu tentara untuk menghadapi ganasnya serangan virus seperti Covid-19.

Semoga kegelisahan kecemasan para Nakes yang statusnya kepegawaiannya masih honorer didengar oleh Bapak Presiden Jokowi untuk mengeluarkan kebijakan mengangkat semua para Nakes honorer diangkat menjadi ASN sebagai bentuk penghargaan bagi para Nakes sebagai pahlawan kesehatan telah dan sedang berjuang memerangi Covid-19.

Semoga Allah SWT selalu melindungi dan memberkahi Presiden Jokowi dan seluruh rakyat Indonesia. Amiin YRA. (*).

Berita Terkait

Sejarah Rumah Sakit DKT Sukabumi: Dari Gedung Kongso Menjadi Fasilitas Kesehatan Militer
Politik Pengabdian dan Kemanfaatan Publik: Menakar Dampak Gagasan Heri Gunawan bagi Masyarakat Sukabumi
Kang Sule Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81, Dorong Sinergitas Tingkatkan Kondusivitas Daerah
Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional
Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Sejarah Rumah Sakit DKT Sukabumi: Dari Gedung Kongso Menjadi Fasilitas Kesehatan Militer

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Politik Pengabdian dan Kemanfaatan Publik: Menakar Dampak Gagasan Heri Gunawan bagi Masyarakat Sukabumi

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Kang Sule Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81, Dorong Sinergitas Tingkatkan Kondusivitas Daerah

Senin, 21 September 2026 - 14:27 WIB

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Berita Terbaru