BPBD Masih Menetapkan Status Siaga Bencana Banjir dan Longsor di Kota Sukabumi

Jumat, 25 Februari 2022 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi masih menetapkan status siaga bencana banjir dan longsor di Kota Sukabumi.

Status siaga itu diperkirakan akan berlaku sampai 3 Maret 2022. Mengingat masih banyak lokasi yang saat ini masih rawan terjadi bencana hidrometeorologi.

“Status siaga ini masih berjalan perhari ini merupakan hari ke-8. Status ini berlaku sampai 3 Maret 2022 mendatang. Masih bisa diperpanjang dan diberhentikan melihat situasi yang ada,” kata Kalak BPBD Kota Sukabumi Imran Wardhani kepada wartawan.

Lanjut dia, saat ini dari 33 Kelurahan di Kota Sukabumi terdapat 25 Kelurahan yang diterjang bencana meliputi longsor banjir dan aing puting beliung.

“Yang masih parah merupakan di Kampung Tugu Kelurahan Jaya Raksa, banjir bandang yang menerjang kampung itu,” ujarnya.

Untuk perkembanganya sendiri saat ini BPBD sudah melakukan evakuasi sekitar 85% dengan mengangkat material bekas banjir dan mengevakuasi rumah warga yang terdampak banjir ini.

“Kita saat ini menyediakan sarana air bersih, membantu warga mengungsi ke rumah sodaranya yang terdekat dan kerumah tempat pengungsian sementara milik BPBD Kota Sukabumi, dengan total 5 orang dari 2 kartu keluarga,” ujar dia.

Sementara sambung Imran untuk mitigasi bencana dan mengantisipasi banjir susulan, saat ini BPBD dibantu dengan Dinas PUTR TNI/Polri dibantu relawan tengah melakukan upaya pengerukan untuk menormalisai sungai cisuda. Agar debit air tidak meluap.

“Sementar untuk pendirian posko darurat BPBD kita masih akan tetap lakukan sampai dengan batas yang belum ditentukan. Karena, dengan kehadiran posko ini masyarakat terbantu dan tidak merasa ketakukan jika terjadi bencana alam,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Senin, 11 Mei 2026 - 23:03 WIB