Bongkar Harga Elpiji di Atas HET, Kejari Kab Sukabumi Estafet Periksa Puluhan Saksi

Selasa, 15 Februari 2022 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tim penyelidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi kembali mempertajam pengusutan kasus dugaan penjualan harga elpiji di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kali ini, sampai pemanggilan ke tingkat warung.

Sampai hari ini, Selasa (15/02/2022) Korps Ahiyaksa ini sudah melakukan pemeriksaan puluhan saksi secara estafet. Di mulai, tingkat agen, pangkalan hingga ke warung atau pengecer.

Kajari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto melalui Kasi intelijen, Aditia Sulaeman mengungkapkan, kasus ini masih dalam penyelidikan dan sudah memanggil kurang lebih 24 saksi dari masing-masing pihak.

“Kami terus lakukan pemeriksaan keterangan para saksi mengenai kasus penjualan dugaan penyimpangan penyaluran gas subsidi ukuran 3 kilogram yang dijual tidak sesuai aturan yang ada,” ujarnya.

Aditia merincikan, adapun ketidaksesuai dengan aturan yang ada ini di antaranya, penjualan di atas HET, tidak tepat sasaran dan pembinaan dari mulai pihak agensi, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), pertamiana dan pihak terkait lainnya.

“Intinya kami akan melakukan pendalaman apakah ada dugaan kerugian negara atau tidak. Sejauh ini dari para saksi yang sudah kami periksa belum ada terindikasi ke tahap teraangka,” sambungnya.

Tidak sampai di sana, rencananya kejaksaan akan kembali memanggil dan memriksa saksi lainnya pada hari Kamis besok. “Pemeriksaan saksi akan terus kami lanjut. Termasuk, mengumpulkan bukti data-data dan aturan lainnya,” jelasnya.

Langkah tersebut ia lakukan, karena mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 253.K/12/MEM/2020 tentang Harga Patokan Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram. HET gas melon di Sukabumi khususnya, dipatok hanya Rp 16 ribu.

“Untuk memperbaiki sistem yang sesuai aturan. Dan kami kejaksaan siap dilibatkan dalam pengawasan itu karena kita corong masyarakat,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Nahas! Pemuda Asal Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:29 WIB

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Berita Terbaru