Distan Amankan Stok Kedelai Untuk Pelaku Usaha Tahu Tempe

Rabu, 2 Februari 2022 - 12:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi memastikan stok kedelai bagi pengrajin tahu dan tempe tetap memadai. Hal itu  mengacu pada Kementerian Perdagangan tentang impor atau ekspor kedelai tanah air saat ini. Hal tersebut, disampaikan Kadis Pertanian, Thendy Hendrayana, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (2/2/22).

“Kemendag memprediksi, harga kedelai bakal naik, namun stok untuk pengrajin tahu dan tempe masih terbilang masih melimpah,” kata Thendy Hendrayana

Berdasarkan data Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai dunia pada minggu kedua Januari 2022 sekitar US$13,77 per bushel, atau setara dengan US$505 per ton. Naik dari kondisi minggu pertama Januari 2022 yaitu US$13,15 per bushel atau setara US$483 per ton.

Kenaikan itu membuat landed price diperkirakan berada di kisaran Rp8.500 per kilogram (kg).

Sem3ntara harga di tingkat importir diperkirakan Rp9.300 per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi dari posisi pada Desember 2021, di mana landed price berada pada kisaran Rp7.695 per kg, dan di tingkat importir sebesar Rp8.378 per kg.

“Kenaikan harga itu terjadi akibat dampak cuaca ekstrem di beberapa negara yang termasuk pemasok kedelai terbesar di dunia,” jelasnya.

Namun kata Kadis, bagi pelaku usaha jangan khawatir karena harga kedelai tetap terjangkau dan stok memadai. “kabupaten Sukabumi saat ini untuk harga kedelai terbilang masih normal,” ujarnya.

Tidak hanya kenaikan harga, Dinas pertanian pun menargetkan untuk lahan tanam Kedelai mengalami kenaikan yang sebelumnya di tahun 2021 diangka 7.831 hektare kini diperluas. Ditahun 2022 sekarang menjadi 7.988 hektare.

“Ada penambahan lahan untuk tanam kedelai, hal itu karena permintaan kedelai cukup tinggi baik kedelai mentah maupun olahan kedelai,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

 

Berita Terkait

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian
POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216
SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi
Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas
Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik
Cuma Rp50 Ribu Sudah Bisa Nabung, SiBarokah BPR Sukabumi Hadir di Sukabumi Expo
BPR Sukabumi Cibadak Bidik Ekspansi Kredit di Tengah Ekonomi yang Menantang
Deposito di BPR Sukabumi Terjamin Aman dan Bunga Lebih Menguntungkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 06:53 WIB

Koperasi PBMS Raih Bumi Untuk Sesama dari IJTI, 10 Rutilahu Jadi Bukti Kepedulian

Minggu, 20 September 2026 - 14:20 WIB

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

Jumat, 18 September 2026 - 16:48 WIB

SCG Dorong Penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia sebagai Strategi Daya Saing Industri, Ubah Limbah Jadi Energi dan Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:22 WIB

Lewat Sukabumi Expo 2026 BPR bidik UMKM lewat Kredit Priamas

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Aktivasi TTE hingga Promosi UMKM, Diskominfosan Jadikan Stand Expo Ruang Komunikasi Publik

Berita Terbaru