MUI Kab Sukabumi Gelar Pergantian Pengurus Antar Waktu

Kamis, 20 Januari 2022 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – MUI Kabupaten Sukabumi, menggelar Rapat Paripurna proses pergantian pengurus antar waktu (PAW) untuk jabatan ketua umum. Posisi almarhum KH. O. Komarudin digantikan oleh KH. E  Fatahillah Nadiri, pengasuh Pondok Pesantren Al-Masyhad di Desa / Kecamatan Cijurey, . Demikian disampaikan oleh Sekretaris Umum MUI, KH. Ujang Hamdun, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (19/1/22).

“Ya benar, MUI telah menyelesaikan tugas yang sangat fundamental pergantian pengurus MUI antar waktu. Alhamdulillah, acara dihadiri oleh rapat pimpinan harian dan ketua dewan pertimbangan dan berkeputusan bulat menetapkan KH. E. Fatahillah Nadiri sebagai Ketua Umum MUI Periode 2021-2026,” kata Kiai Uha.

Pemilihan tersebut kata dia, sudah sesuai dengan pedoman dasar, pedoman rumah tangga dan peraturan organisasi MUI. Dalam waktu dekat ujarnya, akan mengajukan permohonan pengesahan dari MUI Provinsi Jawa Barat dan akan diumumkan secara formal keputusan barunya.

KH. E. Fatahillah Nadiri, Ketua Umum MUI Periode 2021-2026

“Secara defacto  tadi sudah diumumkan dihadapan para pini sepuh, MUI kecamatan dan ormas. Mekanisme diambil terjadi karena persyaratan meninggal dunia. Seperti diketahui, saat ini MUI tengah berkabung tapi roda organisasi tetap harus berjalan,” ungkapnya.

Mekanisme PAW kata Sekum dua periode itu, sudah dilakukan sesuai aturan organisasi di MUI, dengan cara menghadirkan rapat pimpinan. Pada bagian lain dia mengatakan, sebelumnya, KH. E. Fatahillah Nadiri menjabat sebagai Ketua Komisi Fatwa.MUI.

“Tradisi di MUI, Ketua MUI adalah mantan Ketua Komisi Fatwa. Almarhum Kiai Oman, mantan komisi fatwa. Begitupun almarhum Ajengan Jejen juga mantan Komisi Fatwa. Nah sekarang, Kiai Fatahillah sebelumnya  juga  menempati posisi Ketua Komisi Fatwa,” tandasnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus
Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:49 WIB

Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Senin, 27 Juli 2026 - 21:27 WIB

Guru Ngaji hingga Petugas Kebersihan, Muhibah Ramadan Antar 43 Warga Sukabumi Ke Tanah Suci

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Berita Terbaru