Selama 7 Bulan, Anak Digagahi Ayah Tirinya di Bojonggenteng

Kamis, 6 Januari 2022 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ayah tiri berinisial E (28) tega mencabuli anak sambungnya SM (16). Perilaku bejat tersebut dilakukan di kediamannya yakni di wilayah Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Dharmasraya Nawirputra mengatakan, tersangka melakukan perbuatannya sebanyak tiga kali dalam kurun waktu selama 7 bulan dari Juli hingga Desember 2021.

“Pelaku melakukan aksinya dengan cara melakban mulut dan tangan korban, selanjutnya pelaku menggagahi selama tiga kali,” ungkapnya saat ekspose kasus di ruang presisi Polres Sukabumi, Kamis (6/1/2022).

Dedy membeberkan, pelaku E melancarkan aksinya saat istrinya sedang tidur. Ia memasuki kamar korban yang tengah tertidur, kemudian mematikan lampu seraya membangunkan anak tirinya sambil membuka celana dan baju korban.

“Pelaku kemudian mengikat tangan korban menggunakan tali rafia dan langsung menyetubuhi korban, karena korban merintih kesakitan. Pelaku langsung membekap mulut korban mengunakan lakban,” ucapnya.

Pembuatan tersangka terungkap, ketika sang istri curiga lantaran tersangka meminta ijin untuk tidur bersama anaknya. Setelah ditanyai, ternyata korban mengaku telah disetubuhi ayah tirinya.

“Pelaku dikenakan pasal perlindungan anak dengan ancaman kurungan minimal 5; tahun dan maksimal 15 tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila menambahkan. Pelaku mengancam korban akan dianiaya apabila menceritakan perbuatan tercelanya.

“Peristiwa pencabulan seluruhnya dilakukan di kediamannya, dan tidak mengakibatkan korban hamil,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru