JURNALSUKABUMI.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pakuan Bogor mengadakan Workshop Pengembangan Desa Mitra Terintegrasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Aula Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/11/21).
Lingkup kegiatan Desa Mitra MBKM mencakup semua bidang seperti pendidikan, wisata, sosial budaya dan sumber daya manusia.
“Dengan adanya kegiatan ini tentunya Desa Tugubandung dan LPPM Unpak Bogor bisa bersinergi salah satunya untuk pembentukan Wisata Pastuban yang akan dijadikan ikon Desa Tugubandung” tutur Yudi, Kepala Desa Tugubandung.
Desa Tugubandung menjadi desa kedua dalam Pengembangan Desa Mitra MBKM setelah Kampung Sempora, di Kecamatan Cibinong, Bogor. Program yang sama juga akan diadakan di Desa Ciburuy, Cigombong, Bogor.
“Tugubandung mempunyai banyak potensi sehingga kami ingin menjalin kolaborasi dalam pengembangan desa dan mampu untuk menginisiasi, membantu, serta membina desa sasaran untuk mengoptimalkan desa mandiri berjangka panjang” ungkap Titik Penta, perwakilan Kepala Pusat LPPM Unpak.
Dalam kegiatan ini terdapat dua pemateri yang dihadirkan oleh panitia. Pemateri pertama yaitu Eneng Tita Tosida selaku Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UNPAK dan pemateri kedua adalah Dhoni Thambas, dari Kominfo.
Dalam pemaparan materinya, Eneng Tita Tosida, menyampaikan bahwa desa cerdas merupakan kelanjutan dari Desa Digital. “MBKM proses belajar yang tidak harus di kampus, melainkan pembelajarannya mengikuti dengan lingkungan desa dengan tujuan apa yang dibangun bisa dilanjutkan oleh generasi berikutnya,” tuturnya.
Dhoni Thambas juga menjelaskan bagaimana cara membangun smart village one village one product. “Cara membangunnya melalui step by step. Yang pertama, step define atau mendefinisikan masalah, kemudian analisa permasalahan dan yang terakhir yaitu solve atau menyelesaikan permasalahan satu persatu.
Reporter: Inda Sri Mulya | Redaktur: Mohammad Noor











