JURNALSUKABUMI.COM – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, secara khusus menyoroti fenomena munculnya dugaan kasus keracunan makanan (Kerkan) dalam sebuah acara pengajian. Salahsatunya kasus keracunan makanan yang terjadi di Kampung Kubang RT 02/12, Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, kemarin.
“Saya akan berkoordinasi dengan Forkopimcam Cibadak untuk segera melakukan evaluasi dan pemetaan-pemetaan yang menjadi asal mula terjadinya peristiwa itu,” kata Ade Suryaman kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (3/11/21).
Menanggapi masalah kata Ade, pemerintah melakui instansi terkait akan segera melakukan evaluasi tentang penyebab terjadinya peristiwa yang mengakibatkan banyaknya jatuh korban akibat keracunan makanan.
“Penyebabnya bisa dikarenakan oleh makanan yang disajikan dalam acara tersebut. Makanya, dalam setiap acara hajatan dan kegiatan keagamaan, harus disertai upaya preventif dengan terus melakukan sosialisasi agar benar-benar difahami dan dilaksanakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pada bagian lain dia menjelaskan, terkait bencana tanah bergerak di Kecamatan Purabaya, pemerintah telah menyusun langkah-langkah antisipatif guna mencegah bencana tersebut semakin meluas. Dalam hal ini ujarnya, pemerintah telah melakukan pemetaan dan realokasi.
Redaktur: Usep Mulyana






