MUI-FKUB Gelar Pertemuan Bahas Dugaan Aliran Sesat di Kebonpedes Sukabumi

Senin, 25 Oktober 2021 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi menggelar pertemuan membahas dugaan aliran sesat yang meresahkan warga di Kecamatan Kebonpedes.

Pertemuan digelar di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jalan A Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (25/10/2021). Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri perwakilan dari kepolisian dan TNI.

Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH A. Komarudin memastikan orang yang menghebohkan dengan ulahnya menggabungkan simbol agama, sudah pindah agama. Pihaknya berharap masyarakat tidak lagi gaduh gegara orang tersebut.

“Kaitan dengan masalah sekarang ini baru mau di panggil orang yang bersangkutan, akan ditanya apa penyebab pindah agama apakah praduga terhimpit ekonomi akan kami konfirmasi,” kata Kyai Komarudin kepada Jurnalsukabumi.com seusai acara.

Ia menambahkan, permasalah ini tidak perlu dibesar-besarkan apalagi yang menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan berdoa agar permasalahan ini cepat selesai.

“Kalau yang namanya masalah agama bisa saja kecil menjadi besar, kita doakan saja semoga cepat selesai dan pasti ini akan segera selesai.” singkatnya.

Ditempat yang sama Camat Kebonpedes Ali Iskandar mengatakan pertemuan ini menjadi wadah dialog untuk merumuskan tindakan-tindakan yang perlu diambil. Diharapkan permasalahan ini tidak menjadi konflik berkepanjangan.

Di sisi lain, Ali menuturkan keyakinan terhadap satu pemahaman itu dijamin oleh negara dan harus dilindungi dan juga penyebaran agama tidak boleh dilakukan terhadap komunitas umat yang sudah beragama. Pemahaman ini bisa diselesaikan dengan dialog.

“Masyarakat diharapkan agar tetap menjaga kondusifitas dan mematuhi aturan. Serta bangun silaturahmi dengan cara membuka dialog agar berkaitan dengan ketersembunyian informasi ini bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.”tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru