JURNALSUKABUMI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, menggelar lomba menulis cerita pendek (Cerpen) untuk tingkat SMP / sederajat. Keluar sebagai juara pertama Khairani Farras Hafizah dari SMPIT Al Husna Parungkuda.
Juara kedua diraih Rashya Aulia Putri dari SMPN 1 Cibadak. Sementara juara ketiga diraih oleh peserta dari SMP Plus Lukmanulhakim Cibadak, Raisya Safitri. Ajang menulis cerpen kali ini sebagai bagian dari peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca.
Tujuan diadakannya perlombaan adu kepiawaian menulis cerpen tersebut, untuk mendorong lahirnya penulis – penulis hebat melalui ajang lomba menulis cerita pendek (Cerpen) tingkat Kabupaten Sukabumi. Perlombaan diselenggarakan melalui zoom meeting.
” Semua peserta merupakan orang pilihan, sebutan juara hanya bersifat sementara saja melalui kegiatan lomba ini. Saya berharap, semoga menjadi momentum awal kebangkitan literasi di kabupaten Sukabumi,” kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Eman, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (27/9/21).
Semua peserta kata dia, merupakan orang pilihan. Predikat juara hanya bersifat sementara saja melalui kegiatan lomba ini. Saya berharap, semoga menjadi momen awal kebangkitan literasi di kabupaten Sukabumira peserta untuk menuangkan ide dan gagasan melalui sebuah tulisan
Lomba menulis cerita pendek (Cerpen) bagi siswa – siswi tingkat SMP / sederajat se – Kabupaten Sukabumi ujar Eman, terinspirasi bunyi salahsatu ayat dalam kitab suci Al Quran surah Al Alaq. Dimana dalam ayat tersebut terselip kata iqra dan qalam. Iqra berarti membaca dan qalam adalah pena. Bunyi ayat tersebut mengajarkan kepada manusia untuk giat membaca dan menggunakan pena sebagai alat untuk menulis.
Dalam berbagai biografi lanjut dia, dijelaskan bahwa penulis hebat adalah pembaca yang hebat jadi, jika kalian ingin menjadi penulis yang hebat, banyaklah membaca, dan perpustakaan adalah tempat yang menyediakan berbagai bahan bacaan.
Eman berharap agar muncul penulis-penulis hebat yang lahir dari kabupaten Sukabumi, dan hari ini saya melihat calon-calon penulis hebat itu hadir dalam lomba ini.
” Saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada 109 siswa peserta lomba. Mereka telah melewati tahap demi tahap dari mulai proses pendaftaran. Pengiriman naskah cerpen dan pernyataan orisinalitas cerpen sampai tahap pengumuman lomba ini. Kita doakan, semoga para peserta menjadi duta-duta literasi di sekolah masing-masing,” ungkapnya.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor












