Kolaborasi Apik Geopark Global Ciletuh dan PLTB Ciemas Ciptakan Wahana Wisata Unggulan

Selasa, 31 Agustus 2021 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kolaborasi Geopark Global Ciletuh dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Ciemas Digadang – gadang akan menjadi wahana wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi. Selain menyajikan wisata alam indah, di areal PLTB itu rencananya akan dibangun wisata Kincir Angin seperti yang ada di Amsterdam Belanda. Kedua area wisata itu akan menjadi primadona baru di Kabupaten Sukabumi. Jika benar – benar terwujud, arus wisata lokal dan nasional akan jauh meningkat.

PLTB di Kecamatan Ciemas diperkirakan menjadi salahsatu pembangkit listrik terbesar dan termegah di Asia Tenggara. PLTB tersebut, memiliki kapasitas listrik antara 100 hingga 150 megawatt. Sehingga keberadaannya mampu menyuplai pasokan kebutuhan listrik khususnya untuk wilayah Jawa Barat dan umumnya untuk kebutuhan listrik nasional.

” Presiden menyatakan akan ada PLTB di Sukabumi, maka kami tinggal menagih. Ciemas ini juga akan menjadi PLTB terbesar di Asia Tenggara, ini anugerah dari Allah SWT karena Jabar punya potensi luar biasa,” kata Wagub Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, usai meninjau lokasi eksplorasi PLTB Ciemas, kepada jurnalsukabumi.com, beberapa waktu lalu.

Investasi pembagunan pembangkit listrik tersebut kata wagub, memiliki manfaat dan dampak ekonomi yang cukup besar dalam hal penyerapan tenaga kerja dan menciptakan destinasi wisata baru seperti kincir angin yang memanfaatkan keberadaan PLTB Ciemas.

PLTB Ciemas lanjut dia,
pengerjaannya sudah dimulai sejak 2016. Saat ini baru menyelesaikan tahap pembukaan eksplorasi yang telah menghabiskan dana sebesar Rp70 miliar. Sedangkan total investasi PLTB Ciemas diperkirakan sebesar Rp3,3 triliun.
Kapasitasnya memiliki turbin tipe EN145 3,3 MW dengan ketinggian 127 meter dan panjang baling-baling 72,5 meter.

Proyek bernilai triliunan rupiah tersebut kata Uu, setidaknya akan menyerap tenaga kerja sekitar 1.000 orang. Sementara 300 orang nanti saat PLTB beroperasi. Belum lagi sarana yang ada akan dioptimalkan untuk dijadikan sebagai objek wisata. Lokasi PLTB Ciemas juga berdekatan dengan Puncak Darma yang merupakan bagian kawasan wisata Ciletuh yang telah ditetapkan sebagai Geopark Global oleh UNESCO. Di Belanda ada kincir angin ujarnya, Di Sukabumi juga tidak kalah ada wisata kincir angin di Ciemas.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong percepatan lahurnya Peraturan Presiden (Perpres) tentang PLTB. Perpres itu mengemuka setelah Presiden ke – 7 Joko Widodo meresmikan PLTB Sidrap, Sulawesi Selatan yang merupakan PLTB pertama di Indonesia.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli
CPUGGp Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:09 WIB

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:39 WIB

Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB