JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pelajar berinisial ASP (16) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kembali dikabarkan tewas hendak tawuran di Kawasan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/08/2021).
Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, korban tewas akibat luka bacok di bagian dahi dan tangan kanannya oleh Senjata Tajam (Sajam) jenis cerulit oleh lima pelajar SMK asal Kecamatan Sukalarang.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Sukabumi Kota, Ipda Astuti mengungkapkan, meninggalnya korban di Rumah Sakit Umum Hermina Sukabumi Subuh dini hari.
Peristiwa itu berawal, dari penuturan saksi MRM yang merupakan teman korban. Sekira pukul 15.00 WIB Senin (09/08/2021) kemarin, korban pergi menggunakan sepeda motor dengan membonceng temannya MRM yang rencananya akan bertemu dengan 6 pelajar SMK asal Sukalarang.
“MRM disuruh korban untuk menunggu sepeda motornya sedangkan ASP menemui pelajar SMK yang sebelumnya sudah janjian dengan keenam orang tersebut untuk melakukan tawuran antar SMK,” ungkap Ipda Astuti dalam rilis Polres Sukabumi, Kamis (12/08/2021).
Masih kata dia, saat itu ASP tiba-tiba ditendang oleh pelajar berinisial (I) hingga korban pun terjatuh. Lalu, ASP pun langsung dibacok membabibuta.
“Pelaku pembacokan korban di bagian Dahi oleh (JPK), bagian tangan oleh (Y) dan (N). Lalu para pelaku pergi meninggalkan korban yang sudah terkapar bersimpuh darah,” ungkapnya.
Sambung Ipda Astuti, setelah melakukan penyelidikan, para pelaku terduga JPK dan keempat lainnya sudah berhasil ditangkap dan diamankan oleh Aparat Polsek Sukaraja.
“Dari keterangan Rumah Sakit Umum Hermina Sukabumi, korban datang pada Senin (09/08/2021) sekira pukul 19.00 WIB. Namun sempat mengaku menjadi korban kecelakaan. Saat itu pun langsung dioperasi dan tindakan lain, tetapi tidak bertahan. Kamis dini hari, ia meninggal dan dipulangkan ke rumahnya,” tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan






