Pedagang Buah Kocar-Kacir saat Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Parungkuda

Jumat, 6 Agustus 2021 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tawuran antar pelajar SMK di Wilayah Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, kembali menelan korban jiwa. Sejumlah pedagang di lokasi peristiwa maut itu pun dibuat kocar-kacir.

Sobirin (49), seorang saksi pedagang buah-buahan misalnya. Ia mengaku tak bisa membendung kejadian tawuran yang melibatkan dua sekolah yang berada di wilayah Cisaat dengan sekolah yang berada di wilayah Parungkuda itu.

Malah yang ada, sejumlah pedagang di sana dibuat kaget dan lebih memilih menghindar lantaran kedua kelompok pelajar tersebut tiba-tiba melukan tawuran dengan membawa Senjata Tajam (Sajam).

“Kaget, melihat aksi mereka yang brutal dengan membawa Sajam jadi saya lebih memilih menghindar. Kejadianya tadi malam Kamis (05/08/21) sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar Sobirin kepada wartawan, Jumat (06/08/2021).

Kejadian tawuran di Jalan Raya Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu pun mengakibatkan seorang pelajar SMK di Parungkuda berinisial AM (17) meninggal dunia akibat luka bacok.

“Ada yang meninggal satu orang kang. Dan dua orang lainnya luka-luka,” sambungnya.

Masih kata Sobirin, kemudian tak lama dari kejadian, aparat kepolisian datang ke lokasi hingga mengamankan sejumlah Sajam dan pelajar kedua belah pihak.

“Malam itu pun dua korban mengalami luka serius dibawa oleh aparat kepolisian langsung, berikut Sajam yang digunakan pelajar,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Parungkuda, Aipda Budi menjelaskan, akibat peristiwa ini korban luka bacok dua orang dan satu korban meninggal dunia.

“Sekarang korban sedang di rumah sakit rencana akan diotopsi hari ini,” singkatnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian Polres Sukabumi sedang melakukan penyelidikan dan mencari keterangan untuk ungkap para pelaku.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional
Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar
Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak
Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah
Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:16 WIB

Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri, Remaja Sukabumi Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:33 WIB

SMSI dan Mahkamah Agung Bersinergi Cetak Mediator Bersertifikat Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WIB

Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Apes! Tabrak Tembok Masjid, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Massa di Nagrak

Senin, 15 Juni 2026 - 23:30 WIB

Lautan Obor Sambut Tahun Baru Islam, Sukabumi Bersinar dalam Semangat Hijrah

Berita Terbaru