Kemenkes RI Pastikan Kabupaten Sukabumi Lolos untuk Ikuti Swasti Saba Wistara

Jumat, 7 Mei 2021 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kementerian Kesehatan memastikan Kabupaten Sukabumi lolos untuk mengikuti Swasti Saba Wistara. Kepastian tersebut didapat usai pelaksanaan verifikasi open defaction free (ODF) tingkat Provinsi Jawa Barat, Jumat (07/05/2021).

Perwakilan Pemkab Sukabumi melalui Forum Komunikasi Kabupaten Sukabumi Sehat (FKKSS) mengikuti verifikasi secara virtual di Gedung Negara Pendopo Kabupaten Sukabumi, di Kota Sukabumi. Swasti Saba Wistara sendiri merupakan penghargaan tertinggi di bidang kesehatan lingkungan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan tujuh tatanan penilaian. Yakni permukiman, sarana dan prasarana umum, industri dan perkantoran sehat, pariwisata sehat, pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, serta sosial yang sehat.

Ketua FKKSS Yani Jatnika Marwan bersyukur Kabupaten Sukabumi bisa lolos dan menjadi salah satu nominator Swasti Saba Wistara. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak yang secara profesional sudah mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan dalam program ini.

“Hari ini kami bisa menjawab pertanyaan dari Tim Provinsi Jawa Barat dengan luar biasa serta bisa membuat bahagia menjawabnya. Kemenkes tadi menyampaikan bahwa Kabupaten Sukabumi dipastikan akan lolos untuk mengikuti Swasti Saba Wistara,” kata Istri Bupati Sukabumi tersebut kepada Jurnalsukabumi.com seusai acara.

Di tempat yang sama, Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Hidup Indonesia (Hakli), Ujang Soleh Suryaman, menambahkan pihaknya sudah meluncurkan inovasi Gerakan Sani Total Sa-Sukabumi.

“Yang dilakukan oleh Hakli dalam inovasi gerakan sani total diantaranya melakukan pemicuan dan penyuluhan kepada masyarakat. Sebagus apapun program yang dilakukan pemerintah kalau masyarakatnya sendiri tidak tahu dan tidak mau akan sulit,” ucapnya

Selain itu, sambung dia, motivasi kepada masyarakat menjadi sangat penting sekali. Kebutuhan sanitasi sehat yang awalnya dipandang tidak penting, bisa menjadi penting dengan adanya penyuluhan dan motifasi.

“Nah kalau sudah merasa butuh akan sarana sanitasi, dengan sendirinya tanpa ada bantuan dari pemerintah juga mereka akan membangun sendiri,” tutur Ujang.

“Hakli Kabupaten Sukabumi yakin program ODF ini bisa dicapai seperti yang sudah dijelaskan tadi secara gamblang tahapan – tahapan dan sebagainya,” tutupnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar
Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:43 WIB

Saka Pramuka Anti Narkoba Resmi Dilantik, Kwarcab Sukabumi Perkuat Gerakan Generasi Bersinar

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Berita Terbaru