Pangdivif 1 Kostrad Tutup Latihan Standarisasi Prajurit Kostrad Cakra XI di Sukabumi

Rabu, 14 April 2021 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Panglima Divisi Infanteri 1 Komando Strategis Angkatan Darat (Pangdivif 1 Kostrad) Mayor Jenderal TNI Dedy Kusmayadi memimpin tradisi pembaretan dan menutup secara resmi latihan standardisasi Prajurit Kostrad jajaran Divif 1 Kostrad gelombang XI TA. 2021.

Pelaksanaan yang di gelar di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin kemarin itu, sebagai bentuk pengukuhan dan penerimaan para prajurit terpilih TNI AD menjadi bagian dari keluarga besar Kostrad.

“Terima Kasih atas semangat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh para prajurit dalam mengikuti dan menyelesaikan Latihan Cakra XI, dan apa yang telah ditempuh dalam rangka mencapai standarisasi kemampuan khusus yang dituntut bagi setiap prajurit Kostrad,” kata Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono melalui Pangdivif 1 Kostrad Mayor Jenderal TNI Dedy Kusmayadi dalam keterangan yang di terima jurnalsukabumi.com, Rabu (14/04/21).

Latihan Cakra sendiri sambung dia, untuk melatih, membentuk dan menanamkan kebanggaan serta kecintaan terhadap satuan Kostrad, jiwa korsa yang kuat serta mewujudkan kemampuan yang handal dalam melaksanakan tugas di medan operasi baik di rawa laut dan hutan gunung.

“Sebelum penutupan dan pembaretan, mereka (Prajurit, Red) telah mengikuti serangkaian kegiatan latihan dan pembinaan tradisi. Dalam hal itu, saya yakin prajurit Kostrad sudah memiliki kemampuan Teknik Dasar Tempur, Survival, Intelpur, Patroli, Pertempuran Jarak Dekat, Operasi Raid dan memiliki fisik yang prima serta jago dalam beladiri militer,” terangnya.

Dengan berbekal kemampuan awal yang dimiliki, Pangdivif 1 Kostrad berharap setelah berdinas di satuan jajaran Kostrad, kualitas kemampuan dan militansi tersebut dikembangkan dan ditingkatkan guna mewujudkan profesionalisme prajurit yang dibanggakan.

“Kepada seluruh prajurit yang baru selesai menjalani latihan agar selalu menjaga kehormatan, harga diri dan kebanggaan. Jadilah prajurit yang terlatih dan profesional dengan didasari oleh moral dan akhlak yang baik. Jangan sekali-kali melakukan pelanggaran dan menyakiti hati rakyat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan
Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar
Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan
Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup
Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan
Wamenko Tantang Sukabumi Bangun Budaya Pilah Sampah di Setiap Desa
Bukan Toko, Ini Swalayan Pakaian Gratis di Posko Korban Kebakaran Ciptamulya
Nyalip Bersamaan di Cibadak, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Bertabrakan dengan Mikrobus

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Usai Digruduk Warga, Guru Ngaji di Simpenan Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencabulan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Sungai Tak Lagi Jernih, Warga Simpenan Desak Penertiban Tambang Liar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Rumah Dikepung Massa, Dugaan Pencabulan Oknum Guru Ngaji Gegerkan Warga Simpenan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Kebutuhan Dasar Penyintas Ciptamulya Dipastikan Aman, Fase Darurat Resmi Ditutup

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:33 WIB

Berangkat Esok, 52 Korban Kebakaran Ciptamulya Diundang KDM ke Lembur Pakuan

Berita Terbaru