JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perindustrian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Kabupaten Sukabumi mendorong dan siap membantu bagi pelaku usaha yang tak mengantongi izin.
Kepala Bidang Industri Agro Dinas Perindustrian dan ESDM Kabupaten Sukabumi Yana mengatakan, ESDM akan membantu pelaku usaha secara teknis, apalagi pelaku usaha yang mendapatkan pola pembinaan CSR dengan melibatkan dinas teknis yang telah dilakukan oleh perusahaan. Yang diharapkan bisa direplikasi oleh pelaku industri lainnya agar ada keberlanjutan antara dana CSR dengan APBD.
“Kami juga menghimbau bagi para pelaku industri yang memperoleh bantuan dana CSR serta belum memiliki perizinan diharapkan untuk menghubungi DPESDM sehingga kami dapat membantu dalam proses perizinan tanpa biaya,” jelasnya.
Seperti halnya, berbagai inisiatif program kontribusi sosial telah dilakukan oleh PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi yang menekankan kepada lima aspek penting dalam hidup, infrastruktur, kesehatan, agama budaya, pendidikan dan ekonomi produktif.
“Mulai dari Pembangunan jalan, Posyandu, program peningkatan gizi balita, ibu hamil dan lansia, renovasi masjid dan lebih dari 400 beasiswa berprestasi telah diberikan pada bidang pendidikan. Adapun pada bidang ekonomi produktif sendiri, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi telah mendukung lebih dari 50 UMKM di lima desa sebagai salah satu implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat dalam bidang ekonomi produktif sejak tahun 2019,” tandasnya.
Ditambahkan, Kepala Dinas Perindustrian dan ESDM Kabupaten Sukabumi Aam Amar Halim
menyatakan, pihaknya menyadari bahwa peningkatan ekonomi menjadi pondasi penting demi mencapai kehidupan yang lebih baik. Ia mengapresiasi kontribusi SCG yang dalam pengembangan program ekonomi produktif ini.
“Kami berharap Program Pemberdayaan Masyarakat ini dapat terus berlangsung dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Redaktur: FK Robbi












