JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi terus melakukan pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM).
Kepala Bidang Industri Non Agro DPESDM Kabupaten Sukabumi, Ujang Zulkifli mengatakan, dalam pengembangan tersebut tentu ditopang atas dasar tiga poin utama yang jadi sasaran garapan dalam waktu dekat ini.
Ketiga poin tersebut yakni, Industri Logam Mesin dan Elektronik (ILME), Kimia Bahan Bangunan (KBB) dan Industri Kerajinan Aneka dan Sandang (KAS).
“Pemahaman industri bukan sebatas aturan yang harus dilaksanakan. Akan tetapi, industri merupakan mindset bagaimana cara memanfaatkan potensi yang bisa dikembangkan,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (24/03/2021).
Ketiga garapan tersebut merupakan bagian dari industri non agro. Ia menjelaskan, dalam bidang ini yakni merupakan industri yang berbasis bahan baku non agro di luar bahan baku dari pertanian dan peternakan.
“Dari tiga sasaran ini kita dituntut bagaimana caranya mengembangkan IKM melalu bahan baku logam, industri yang berbasis potensi bersifat kimia bahkan hingga, kerajinan aneka dan sandang,” jelas Ujang.
Adapun contoh di lapangan lanjut dia, seperti pengembangan usaha jahe misalnya. Di sini perlu ada upaya bagaimana jahe diolah dan menjadi obat atau herbal.
“Kemudian contoh lainnya, bahan bangunan seperti bata, tanah liat atau dari kerajinan sandang pangan. Jujur, satu tahun saya menganalisis potensi yang ada di Kabupaten Sukabumi sehingga muncul lima kerajinan yang bisa dikembangkan di antaranya, kerajinan logam, bambu atau kayu, tanah liat, batu aji dan kerajinan sutra,” tandasnya.
Reporter: Hendi | Redaktur: Ujang Herlan












