Pemdes Caringinwetan Salurkan BST Tahap II dari Kemensos RI

Jumat, 19 Februari 2021 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemdes Caringinwetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap II dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Aula Balai Desa Caringinwetan, Jumat (19/2/2021).  Besaran BST yang dibagikan  mencapai Rp300 ribu untuk tiap KPM (keluarga penerima manfaat).

Pembagian BST tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Carwet serta disaksikan oleh BPD, LPMD, Kepala dusun, Ketua RW, dan Ketua RT.

Disela – sela kegiatan pembagian BST, Kades Dedi Suhendar, terus menyapa warganya dan tak henti – hentinya mengimbau warganya untuk selalu berhemat dan tetap bersyukur. Bantuan dari Kemensos diharapkan dapat meringankan beban kehidupan warganya. Jumlah penerima bantuan 370 KPM.

“Kami harapkan bantuan ini dapat meringankan beban warga kami yang sedang mengalami kesulitan hidup dalam menghadapi masa-masa sulit di tengah wabah Covid-19,” kata Dedi kepada jurnalsuiabumi.com usai acara pembagian bantuan.

BST dari Kemensos, ujar dia, diharapkannya dapat mencegah warga Desa Carwet dari keterpurukan yang lebih parah akibat wabah Covid-19. Dia yakin para penerima akan menggunakan dana BST tersebut untuk belanja kebutuhan pokok yang penting dan mendesak.

“Bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak Covid-19. Para penerima BST dari pusat ini adalah warga terdampak yang tidak menerima bantuan dari program reguler seperti PKH dan bansos-bansos lainnya,” jelasnya.

Atas nama masyarakat Desa Carwet Dedi mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang telah menyalurkan BST untuk warga di desanya.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima di tengah situasi ekonomi yang masih dalam masa wabah Covid-19,” ungkapnya.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru