JURNALSUKABUMI.COM – Saung Hijrah Sukabumi (SHS) bersama Aliansi Mahasiswa Legoksirna (AMIL) mensosialisasikan bank sampah dalam menunjang sirkulasi ekonomi masyarakat menuju Indonesia bersih dari sampah.
Sosialisasi tersebut tidak hanya mendorong kepedulian terhadap sampah namun dapat berguna bagi masyarakat sekitar terkait pentingnya kebersihan. Bahkan sampah bisa menjadikan pundi-pundi uang bila dikelola dengan benar.
“Dengan dikelolanya sampah yang berada dilingkungan dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berharga. Kami juga meminta masyarakat untuk peduli dengan sampah. Sebab, sampah ini kalau tidak dikelola akan mengawatirkan,” kata Asep Gunawan, Pimpinan Saung Hijrah Sukabumi kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (13/02/21).
Sosialisasi yang di lakukan di Kampung Legoksirna, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu, tidak hanya mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), akan tetapi juga dapat menjaga lingkungan tetap bersih serta merubah pola hidup kebiasaan masyarakat yang membuang sampah bernilai.
“Setelah mengadakan kunjungan ke Bank Sampah Desa Bojong Sawah, Kecamatan Kebonpedes, hal itu langsung kita sosialisasikan terhadap masyarakat agar sampah yang di nilai tidak berguna menjadi sesuatu yang bermanfaat,” terangnya
Sapaan Akrab, Ustad Oyag menjelaskan Saung Hijrah Sukabumi merupakan tempat yang menjadi wasilah hidayah bagi rekan-rekan yang ingin belajar agama dan hijrah untuk lebih memahami ajaran agama.
“Di saung hijrah Setiap sabtu sore ada pengajian Alquran dilanjut ratiban dan tahajud, dan kegiatan ini terbuka juga untuk umum bukan hanya warga Legoksirna aja,” tandasnya
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












