SHS Ubah Sampah Menjadi Mesin Uang

Sabtu, 13 Februari 2021 - 17:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Saung Hijrah Sukabumi (SHS) bersama Aliansi Mahasiswa Legoksirna (AMIL) mensosialisasikan bank sampah dalam menunjang sirkulasi ekonomi masyarakat menuju Indonesia bersih dari sampah.

Sosialisasi tersebut tidak hanya mendorong kepedulian terhadap sampah namun dapat berguna bagi masyarakat sekitar terkait pentingnya kebersihan. Bahkan sampah bisa menjadikan pundi-pundi uang bila dikelola dengan benar.

“Dengan dikelolanya sampah yang berada dilingkungan dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berharga. Kami juga meminta masyarakat untuk peduli dengan sampah. Sebab, sampah ini kalau tidak dikelola akan mengawatirkan,” kata Asep Gunawan, Pimpinan Saung Hijrah Sukabumi kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (13/02/21).

Sosialisasi yang di lakukan di Kampung Legoksirna, Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu, tidak hanya mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), akan tetapi juga dapat menjaga lingkungan tetap bersih serta merubah pola hidup kebiasaan masyarakat yang membuang sampah bernilai.

“Setelah mengadakan kunjungan ke Bank Sampah Desa Bojong Sawah, Kecamatan Kebonpedes, hal itu langsung kita sosialisasikan terhadap masyarakat agar sampah yang di nilai tidak berguna menjadi sesuatu yang bermanfaat,” terangnya

Sapaan Akrab, Ustad Oyag menjelaskan Saung Hijrah Sukabumi merupakan tempat yang menjadi wasilah hidayah bagi rekan-rekan yang ingin belajar agama dan hijrah untuk lebih memahami ajaran agama.

“Di saung hijrah Setiap sabtu sore ada pengajian Alquran dilanjut ratiban dan tahajud, dan kegiatan ini terbuka juga untuk umum bukan hanya warga Legoksirna aja,” tandasnya

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda
Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers DigitalĀ 
DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan
Traktor Bantuan Petani Cidadap Berpindah Wilayah, Setahun Kemudian Ditemukan Rusak
Pasokan Solar Nelayan Palabuhanratu Disanggupi 240 KL, HNSI Minta Fleksibel saat Darurat
DMCG Gandeng Tzu Chi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, 500 Warga Sukabumi Terlayani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:54 WIB

Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers

Minggu, 27 September 2026 - 06:48 WIB

Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Sabtu, 26 September 2026 - 18:56 WIB

Hadiri Muskorda IJTI, SMSI Sukabumi Raya Dorong Kolaborasi Pers DigitalĀ 

Jumat, 25 September 2026 - 20:49 WIB

DLH Sukabumi Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan

Berita Terbaru