Rumah di Kebon Danas Kota Sukabumi Hangus Dilalap Si Jago Merah

Minggu, 17 Januari 2021 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah rumah yang berada di Jalan Kebon Danas, Kelurahan Karang Tengah Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, hangus dilalap si jago merah, Minggu (17/01/21).

Informasi yang berhasil didapat, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB, bermula ketika gumpalan asap tiba-tiba muncul dari rumah kosong milik Omay (53).

“Muncul asap dari rumah kosong dengan perkiraan warga pembakaran sampah, tetapi menjelang pukul 12:00 asap mulai menebal dan api mulai membesar ternyata terjadi kebakaran di rumah kosong tersebut,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami, kepada wartawan, Minggu (17/01/21).

Lanjut dia, petugas yang mendapatkan informasi itu pun langsung menerjunkan petugas berikut 3 mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil tanggap bencana. Setelah 1 jam dilakukan pemadaman api pun berhasil dipadamkan petugas.

“Perkiraan petugas awal kebakaran adalah dari orang iseng yang membuang puntung rokok dan warga pun menelpon pihak pemadam kebakaran kota Sukabumi. Kemudian kita menerjunkan 3 unit mobil damkar ke lokasi,” imbuhnya.

Beruntung dalam peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, rumah yang terbakar merupakan rumah kosong. Namun atas insiden itu pemilik rumah mengalami kerugian mencapai Rp. 56 juta, lantaran seluruh atap rumah hangus terbakar.

“Tidak ada korban jiwa, namun bangunan atap rumah rusak total terbakar,” imbuhnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kasi Damkar BPBD Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah, mengatakan, penyebab kebakaran itu diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh warga sekitar.

“Untuk sementara kejadian itu diduga dipicu akibat dari api puntung rokok,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini petugas Damkar masih melakukan pemadaman dan pendingin, hingga melakukan penyisiran disekitar lokasi.

“Petugas kita masih menyisir dan melakukan pendataan di lokasi kejadian,” pungkasnya.

 

Reporter : Rizky Miftah II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB