Banpres Rp2,4 Juta, HIPMI: Sebaiknya Diverifikasi Dulu!

Rabu, 28 Oktober 2020 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menilai penerima Program Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 2,4 juta di Kabupaten Sukabumi untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak tepat sasaran.

Terlebih, rencana survei secara random bagi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu pun salah langkah.

“Harusnya sebelum dicairkan, penerima bantuan UMKM diverifikasi dulu. Bukan sudah cair baru disurvei,” tegas Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Sukabumi, Faizal Akbar Awaludin, Rabu (28/10/2020).

Akibtanya kata dia, bantuan tersebut pun menimbulkan pelaku UMKM jadi-jadian atau yang jelas seharusnya mendapatkan malah tidak tersentuh.

“Kami sangat setuju akan adanya bantuan UMKM ini, tapi teknisnya yang harus ditekankan. Verifikasi lalu cairkan, bukan sebaliknya,” kata Faizal.

Kendati demikian lanjut dia, uang yang sudah dicairkan terhadap penerima bantuan kadung sudah terealisasi dengan harapan menjadi modal usaha baru, sehingga percepatan pemulihan ekonomi dampak covid-19 ini dapat terminimalisir.

“Kita sangat mendukung akan program ini. Hanya saja, bukti nyata HIPMI membantu para anggota soal UMKM ini dibantu dengan sistem kerjasama propit keuntungan. Artinya, kita menggiring investor luar untuk berinvestasi disini,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Nandang Sunandar mengatakan Penerima BLT UMKM tahap I sudah memasuki survei terhadap pelaku usaha yang mengajukan program tersebut.

“Sekarang sudah mulai survei oleh pihak Bank BRI dan nantinya di survei juga oleh DKPD secara random. Jika penerima bantuan ini fiktif, wajib mengembalikan kembali uangnya,” imbuhnya.

Reporter: Devi R II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka
MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH
DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk
BPR Sukabumi Terus Berinovasi, SIMPEN Jadi Jembatan Layanan Perbankan yang Lebih Mudah
Ribuan Massa Aliansi Masyarakat Peduli MBG Bakal “Putihkan” Sukabumi dengan Aksi Damai dan Istighosah
Disnakertrans Sukabumi Siapkan SDM Siap Kerja Lewat Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:33 WIB

Bukan Demo, Aliansi Peduli MBG Sukabumi Raya Gelar Aksi Damai dan Istighosah di Lapang Merdeka

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:10 WIB

MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, SPPG Balekambang 2 Sebut Ini Investasi Gizi Generasi Masa Depan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:58 WIB

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:55 WIB

Disnakertrans Sukabumi Pastikan Layanan Kartu Kuning Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

DPPKB Kabupaten Sukabumi Kejar 6.810 Akseptor, KB Pasca Persalinan Jadi Andalan Pengendalian Penduduk

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB