Berburu BPUM, Pemohon SKU di Kecamatan Cicurug Alami Lonjakan

Jumat, 23 Oktober 2020 - 18:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Program Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dari Pemerintah Pusat tahap II telah dibuka. Untuk bisa mendapatkan bantuan, masyarakat berbondong–bondong pergi ke kantor Desa/ Kelurahan untuk melengkapi administrasi Surat Keterangan Usaha (SKU) sebagai salah satu persyaratannya.

Seperti halnya dikatakan kepala Desa Purwasari Entis Sutrisna, dirinya mengakui mengalami lonjakan yang cukup drastis mencapai ratusan perharinya pembuatan surat keterangan usaha (SKU) setelah di umumkan pendaftaran tahap II.

“Terkait pembuatan SKU, saya selaku kepala desa mempunyai kewenangan dan wajib mengayomi masyarakat malah beberapa hari ini sampai tidak mengenal waktu saking banyaknya,” Kata Entis kepada Jurnalsukabumi.com, Jumat (23/10/2020).

Hal serupa dikatakan kepala Desa Nyangkowek Erik Zulkarnain, Apabila dibanding dengan hari biasanya, warga jarang datang ke kantor Desa Nyangkowek untuk membuat SKU. Dalam proses pembuatan SKU ini telah melibatkan RT setempat untuk memberi surat pengantar.

“Hal ini dilakukan supaya tidak disalah gunakan dan benar yang mengajukan memiliki usaha, saat ini yang terdata sekitar 200, tetapi kalo dari Januari 2020 mencapai ribuan pembuat SKU,” Jelas Erik

Sementara Kepala Desa Mekarsari Iwan Ridwan menambahkan, apabila warga sudah mendapatkan atau membuat SKU, maka mereka akan mendatangi kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi, untuk mengajukan pemohonan bantuan modal UKM.

“Pada tahap kedua, lonjakan pemohon SKU kembali terjadi hingga saat ini terdata mencapai 1000 pemohon,” pungkasnya.

Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Bagian Dari Program TJSL, Pemkab Sukabumi Terima Bantuan Obat Anti TBC Dari Indofarma
RSUD Sekarwangi Belum Terima Juknis Layanan Berobat Tanpa BPJS
Porsi MBG Berkurang, Koordinator Nagrak Klaim Sesuai Validasi Data NPSN 
Empat Tahun Longsor, Jalan Bojongkopi Mulai Dibangun Berkat Dorongan Dewan Teddy
TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Ciemas, Jalan 2 Kilometer Jadi Sasaran Utama
Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Bagian Dari Program TJSL, Pemkab Sukabumi Terima Bantuan Obat Anti TBC Dari Indofarma

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Porsi MBG Berkurang, Koordinator Nagrak Klaim Sesuai Validasi Data NPSN 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Empat Tahun Longsor, Jalan Bojongkopi Mulai Dibangun Berkat Dorongan Dewan Teddy

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Ciemas, Jalan 2 Kilometer Jadi Sasaran Utama

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB