Pembelajaran di Masa Pandemi

Selasa, 15 September 2020 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Eka Elprida, S.Pd (Guru Bahasa Indonesia SMK Yasti Cisaat)

 

Semenjak hadirnya Covid-19 di Indonesia, segala kegiatan masyarakat terdampak. Tak terkecuali terhadap dunia pendidikan. Angka kenaikan Covid-19 tak terbendung setiap harinya. Hal itu menjadi kekhawatiran bagi kita semua. Hal tersebut pula yang membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Dalam surat edaran ini disebutkan bahwa tujuan dari pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) adalah memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19, melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan dan memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik, dan orang tua.

Di samping untuk memutus mata rantai, Covid-19 memberikan tantangan bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran tetap menyenangkan meski dilakukan dari rumah. Teknologi menjadi salah satu andalan yang bisa digunakan untuk melakukan pembelajaran. Jangan sampai siswa hanya disuguhi materi tanpa penjelasan. Penggunaan Zoom atau Google Meet bisa digunakan untuk melakukan tatap muka secara langsung melalui layar gawai/laptop. Guru bisa menyampaikan materi secara singkat, dan siswa bisa bertanya mengenai materi yang belum dipahami. Penggunaan Classroom ataupun LMS juga menjadi solusi yang tepat pada masa kini. Pengumpulan tugas, kehadiran siswa, bisa dilaksanakan di sana. Hal ini menuntut kita sebagai guru untuk tetap berinovasi dan menguasai teknologi.

Pembelajaran daring pun memiliki kendala yang dialami oleh banyak siswa atau guru. Kurang cakapnya guru menggunakan teknologi, terhambatnya jaringan ataupun tidak adanya kuota, bahkan tidak sedikit siswa yang tidak memiliki gawai. Ya, di masa pandemi ini guru dan siswa harus sedikit bekerja keras, agar guru bisa melaksanakan tugas dan siswa bisa menerima haknya, yaitu mendapatkan ilmu.

Namun tetap saja secanggih apapun teknologi tidak bisa menggantikan kehadiran guru di dalam kelas. Tetap berdoa agar Covid ini segera berlalu, agar kita bisa beraktivitas kembali dan bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan normal. (*).

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas
Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat
Menjemput Berkah di Tengah Badai Geopolitik: Jihad Ekonomi, Budaya, dan Spiritual Kabupaten Sukabumi
Di Balik Senyum Siswa Sukabumi: Rasa Syukur atas Kehadiran Heri Gunawan
Semangat Kartini yang Tak Pernah Usai di Ujung Pengabdian

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:39 WIB

Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat

Berita Terbaru