JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Jaringan Intelektual Sukabumi (JIS) berharap, pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sukabumi, sudah selayaknya diramaikan Bakal Calon (Balon) kandidat dari kalangan muda.
Pasalnya, di kota maupun kabupaten luar Sukabumi, sosok pimpinan dari kalangan milenial ini terbilang cukup berhasil. Bahkan, mampu menumbangkan calon yang lebih tua sehingga ide, harapan, aspirasi dari kalangan muda ini akan lebih bersinergi.
Salah satu alasan kuat mewujudkan mimpi tersebut kata Bambang, sosok pemimpin muda kisaran usia 25-32 tahun tak sedikit di kota maupun kabupaten lain, sudah berani dan maju di Pilkada.
“Emil Dardak dan Mohammad Nur Arifin di Pilkada Taranggelek 2014 cukup menjadi contoh. Bahkan, Muhamad Nur Arifin hanya sebagai anak tukang becak bisa mengalahkan generasi tua di Pilkada 2015 dengan raihan suara 70%,” ujar Bambang.
Karena pada dasaranya, impian anak muda sama berharap bisa ditampung dan tidak dianggap sebelah mata. Terpenting, sosok pimpinan yang siap menampung dan melayani dari kalangan apapun, terlebih mengakomodir masukan-masukan anak muda, serta memberi ruang untuk berkarya.
“Sosok jagoan muda di Kabupaten Tanahbumbu, Mardani H maming waktu itu di umur 28 tahun bisa mengalahkan petahana. Sebab, jika terus menurus pemimpin Kabupaten Sukabumi masih tetap dikuasai oleh generasi tua, pengusaha-pengusaha muda untuk berkembang pun akan susah karena mereka akan lebih mementingkan generasinya,” jelas Bambang.
Lanjut dia, kalau hari ini anak muda hanya sebagai cukong atau pemandu sorak di Pilkada 2020, selain Sirojudin sosok muda yang pasti akan disukai milenial,
suara anak muda kedepan tidak akan didengar.
“Bahkan, saya yakin untuk memajukan Kabupaten Sukabumi kedepan pemikiran-pemikiran anak muda hanya masuk telinga kanan dan keluar di telinga kiri,” terangnya.
Ia berharap, momentum Pilkada 2020 ini juga anak-anak muda yg menjadi mayoritas penyumbang suara antara 40% mempunyai cita-cita untuk Sukabumi kedepan mempunyai idealisme untuk regenerasi. Hingga,
memiliki sikap agar pemikirannya di dengar oleh pemimpin nanti.
“Saya harap ada sosok muda yang berani maju selain Sirojudin. Kita sebagai anak muda dan juga pengusaha-pengusaha muda ingin mempunyai pemimpin yang bisa sejalan,” pungkasnya.
Reporter: Hendi II Redaktur: Ujang Herlan












