JURNALSUKABUMI.COM – Kisah pilu yang dialami Uyandi, seorang guru honor SDN Linggarjati warga Kampung Babakan Bungur RT. 03/02, Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, mengundang reaksi kepedulian berbagai pihak.
Kenapa tidak, ayah dari satu anak ini harus rela kehilangan rumah 10 x 8 meter berikut motor kesayangannya akibat musibah kebakaran yang dialaminya pada 07 Juni 2020 kemarin.
Pria kelahiran 1993 itu menceritakan, cobaan yang menerpa keluarganya itu terjadi berawal dari korsleting listrik sehingga rumah yang baru dibangun 2015 beserta seiisi perabotan, termasuk kuda besi miliknya itu ludes dilalap si jago merah.
“Kejadiannya sekira pukul 23.00 WIB saya beserta anak dan istri tengah terlelap tidur. Warga yang melihat kejadian membangunkan kami sehingga berhasil ke luar rumah,” ungkap Uyandi saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Kamis (25/06/2020).
Mirisnya lagi, guru honor yang sudah hampir 10 tahun mengabdi itu menjelaskan, tidak ada barang satu pun yang bisa diselamatkan akibat kebakaran tersebut. Bahkan, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.
“Seluruh perabotan hingga perlengkapan kerja pun ludes. Dibalik semua ini, saya bersyukur karena tak sedikit orang yang masih peduli. Diantaranya saya ucapkan terimakasih kepada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sukabumi yang telah membantu hingga memberi bantuan satu unit motor,” terangnya dengan nada sendu.
Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah V Provinsi Jawa Barat, Nonong Winarni berikut jajaran MKKS baik SMA maupun SMK yang ada di Kabupaten Sukabumi terpanggil untuk sedikit membantu meringankan derita pilu yang dialaminya.
“Turut berduka, kami menggandeng berbagai pihak dan sengaja datang langsung untuk sedikit berbagi dan menyalurkan bantuan khususnya dari para kepala sekolah,” sambungnya.
Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dari mulai Dinas, MKKS baik SMA maupun SMK yang ada di Kabupaten Sukabumi terhadap keluarga korban.
“Alhamdulilah, kedatangan kami sekaligus memberikan motor untuk keseharian beliau dalam mengemban tugas mengajarnya. Semoga bermanfaat kami ikut prihatin akan musibah yang dialaminya ini,” pungkasnya.
Reporter: Ifan II Redaktur: Ujang Herlan












