Corona, ‘Ki Hejo’ Beberkan Cara Hadapinya Sesuai Kitab Mukasyafatul Qulub

Senin, 8 Juni 2020 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wabah pandemi virus corona atau covid-19 masih melanda sampai saat ini. Bukan hanya dunia, termasuk Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hingga saat ini tercatat 25 orang meninggal dunia dan 14 pasien sembuh akibat penyakit asal Wuhan ini.

Hal tersebut berdasarkan data Media Center Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi, yang resni merilis hingga pukul 13.00.WIB pada hari Senin tanggal 08 Bulan Juni tahun 2020.

Menyikapi epidemi global ini, sebagai seorang muslim khususnya, hendaklah kembali kepada ajaran-ajaran agama Islam sendiri. Bahkan, tata cara dalam menghadapai musibah seperti dilanda penyakit pun sudah ada.

Seperti kutipan penjelasan da’i kondang yakni, Ust Adi Mulyadi alias Ki Hejo saat mengisi ceramah di Masjid Jami Al-Muhajirin Kampung Citiis RT. 05/03, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Senin malam (08/06/20).

Salah satu tokoh agama dan guru di Ponpes Bani Al-Ghoni Citiis, Desa Bojongasih, Ust Adi Mulyadi alias Ki Hejo

Ia menjelaskan, sesuai riwayat dari Nabi SAW, bahwasanya beliau bersabda Allah SWT mengatakan. “Tidaklah seorang hamba diturunkan bala atau musibah, kemudian ia berpasrah diri kepada Allah kecuali Aku berikan padanya sesuatu sebelum ia meminta kepadaku, dan Aku Ijabah doanya sebelum ia berdoa kepadaku dan tidaklah seorang hamba diturunkan bala kepadanya kemudian ia berpasrah diri kepada makhluk bukan kepadaku kecuali Aku tutup pintu pintu langit atau tidak turun pertolongan kepadanya,” hadits Qudsi.

“Kuncinya satu, ketika kita khususnya umat muslim tengah mendapatkan musibah atau penyakit seperti corona ini yakni yang paling pertama pasrah dan kembalikan kembali kepada Allah SWT,” ulas Ki Hejo.

Pria lulusan S1 Sarjana Pendidikan Islam STAI Yapata Al-jawami Bandung 2009 itu menuturkan, hal tersebut pun sudah diterangkan dalam Kitab Mukasyafatul Qulub karya Al Imam Al Ghazali Bab ke tiga yaitu tentang Sabar dan Penyakit.

“Disana menjelaskan, sabar dibagi 3 jenis yaitu sabar tetkala menjalankan perintah Allah, sabar menjauhi larangan Allah dan sabar ketika menghadapi musibah,” pungkas Adi alumni satri Pondok Pesantren Assalafiyah dan Pondok Pesantren Minftahul Falah Sukabumi itu.

Reporter: Hendi II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

BPR Sukabumi Percepat Digitalisasi Layanan, Heri Firmansyah Ungkap Strateginya
Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar
Jamil D’Academy Obati Kerinduan Warga Lewat Penampilan Meriah di Almamater
Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi
Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya
Hati-Hati Penipuan! Akun Bodong Catut Nama Kajari Kabupaten Sukabumi
Bah Anom Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi, Usung Semangat “MASAGI” dan PWI KUAT
Hercules: DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Raih Predikat DPC Terbaik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27 WIB

BPR Sukabumi Percepat Digitalisasi Layanan, Heri Firmansyah Ungkap Strateginya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:47 WIB

Wajah Baru di Kejari Kabupaten Sukabumi, Tumpal Eben Ezer Dilantik Kajati Jabar

Senin, 15 Juni 2026 - 13:12 WIB

Jamil D’Academy Obati Kerinduan Warga Lewat Penampilan Meriah di Almamater

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:54 WIB

Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:55 WIB

Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya

Berita Terbaru

HEADLINE

Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama

Rabu, 24 Jun 2026 - 10:58 WIB