Waspada! Kondisi Jalan Provinsi di Cikembar Kembali Rusak dan Berlubang

Senin, 18 Mei 2020 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi Jalan Provinsi tepatnya di depan Kantor Desa/ Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi kembali dikeluhkan.

Pasalnya jalan yang merupakan akses utama lintas Kota dan Kabupaten Sukabumi itu kini, kembali rusak dan berlubang.

Akibatnya, tak sedikit sejumlah pengendara baik roda dua maupun roda empat terpaksa harus lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatannya saat melintas Jalan Pelabuan II KM18 tersebut.

Ketua Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Rayon Cikembar, Saulus Marinus Selan mengatakan, kondisi jalan tersebut rusak dan kerap menjadi penyebab dari kecelakaan tunggal.

Pria yang akrab disapa Marinus tersebut juga mengatakan, kondisi jalan rusak sudah berlangsung kurang lebih dua bulan dan belum ada perbaikan.

“Kalau rusak parahnya itu diperkirakan baru dua bulan. Dan panjang itu sampai perbatasan jalan coran sebelah barat diperkirakan 1KM kurang,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Senin (18/05/20).

Marinus mengaku, sudah melaporkan kondisi jalan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Namun, sampai saat ini belum ada perbaikan.

“Sudah upaya melaporkan. Tetapi, belum ada perbaikan. Harapan saya sama dengan masysrakat yang lain, ingin segera diperbaiki,” tegasnya.

Terpisah, Salah satu pengendara motor yang melintas, Ujang (35) menuturkan, kondisi jalan tersebut sangat mengganggu, terlebih jika dimusim hujan, lubang tertutup air hingga menjadi kubangaan, tak ayal banyak pengendara yang terjatuh.

“Kalau musim hujan lubang itu tertutup air, tidak terlihat ada lubang. Jadi, banyak pengendara yang terperosok hingga terjatuh, karena tidak terlihat lubang lantaran tertutup air,” sambungnya.

Ujang berharap kepada instansi dan pihak terkait agar segera dilakukan perbaikan, agar seluruh pengendara merasa nyaman. Ia mengaku, untuk menghindari lubang, pengendara harus bergantian jika berpapasan dengan pengendara dari arah berlawanan.

“Berbahaya dan bisa jadi menjadi faktor pemicu kecelakaan. Seperti kemarin saja, adanya kecelakaan tunggal akibat menghindari lubang jalan dan terpeleset,” pungkasnya.

Reporter : Ruslan AG II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Selasa, 12 Mei 2026 - 03:33 WIB

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Senin, 11 Mei 2026 - 23:03 WIB