Kota Sukabumi “Dikepung” Banjir, Penyebabnya Apa?

Minggu, 10 Mei 2020 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan rumah di Kota Sukabumi “dikepung” bencana banjir pada Minggu (10/05/2020) sore. Peristiwa itu terjadi seiring terjadinya hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Kota Sukabumi sejak siang tadi.

Banyak faktor menjadi penyebab banjir yang hampir meredam puluhan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 80 centimeter. Mulai meluapnya air sungai akibat banyak bangunan di aliran sungai hingga drainase tidak tertata.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami membenarkan kejadian banjir itu selain disebabkan oleh curah hujan yang terjadi cukup tinggi, pembangunan yang dilakukan di pinggiran sungai hingga drainase tidak tertata pun menjadi penyebabnya.

Seperti halnya yang terjadi di Jalan Lio Santa Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Sesuai laporan yang diterima dari masyarakat, lanjut Zulkarnain, banjir itu terjadi akibat aliran air sungai terhalang oleh bangunan salah satu universitas. Pasalnya, pembangunan itu hampir memakan sebagian aliran sungai di area itu.

“Luapan air itu karena terhalang bangunan di kampus STAI karena bangunannya hampir sepadan sungai sehingga meluap, dan menyebabkan banjir,” imbunya.

Zulkarnain menjelaskan, setelah adanya pembangunan itu, di wilayah sekitar sering menyebabkan banjir. Lantaran luas sungai menjadi mengecil sehingga tidak bisa menampung air yang cukup banyak.

“Laporan dari warga sekitar, dulunya kosong waktu belum dibangun, dan sekarang setelah di bangun jadi sering banjir. Jadi saluran airnya sungai yang dulunya besar kini menjadi kecil karna bangunan tersebut,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, penyebab banjir di beberapa wilayah Kota Sukabumi, lantaran kurang nya penataan drainase di lingkungan sekitar warga.

“Penyebab banjir utama di beberapa wilayah selain karena curah hujan tinggi dengan intensitas yang lama juga, karena ada luapan sungai serta tata drainase yang kurang bagus,” imbuhnya.

Sebelumnya peristiwa banjir melanda beberapa wilayah di Kota Sukabumi pada Minggu (10/05/2020), seperti di Jalan Lio Santa, Citamiang, Limusnunggal, Ciberem hingga Baros.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, akibatnya permukiman warga hingga tempat sarana beribadah terendam banjir.

Reporter: Riki Rahardian

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab
Dorong Generasi Muda Indonesia-Jepang Peduli Lingkungan, Ini Langkah PT Amerta Indah Otsuka!
Kasus Kades Positif Sabu, Bupati Sukabumi Serukan Perang Melawan Narkoba 

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kecelakaan di Leter S Cikidang, Pengendara yang Tak Kenal Medan Diminta Waspada

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Gempa, Tsunami hingga Longsor, BPBD Kenalkan Ancaman Bencana kepada Ratusan Siswa

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB