Mulai Besok, Beberapa Titik Jalan Protokol Kota Sukabumi Resmi Ditutup Total!

Jumat, 8 Mei 2020 - 20:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Hari ketiga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemkot Sukabumi melakukan evaluasi penyekatan jalan. Alhasil, beberapa jalan Protokol di Kota Sukabumi akan resmi ditutup secara total mulai besok, Sabtu 9 Mei 2020.

Walikota Sukabumi Achmad Fachmi, mengatakan, beberapa jalan yang akan dilakukan penutupan secara total. Yakni, Jalan Achmad Yani, Simpang Royal Jalan Jaenal Zakse, hingga simpang Bank BRI.

“Mulai besok kami mengambil keputusan untuk menutup beberapa jalan tersebut secara total. Semua jalur tersebut di tutup untuk kendaraan,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (08/05/20).

Selain itu lanjut dia, Jalan Pelabuhan ll yang merupakan pintu masuk tempat keramaian di Kota Sukabumi juga akan ditutup, hal itu dilakukan guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas dan masyarakat yang hendak masuk.

“Jalan Pelabuhan 2 kita akan tutup, sehingga jalan ke pusat keramaian akan disekat dan tidak bisa melintas,” tegas Fachmi.

Sementara untuk pusat perbelanjaan seperti toko akan tetap buka dan broperasi. Pasalnya, sektor perekonomian harus tetap berjalan. Khususnya toko penyedia bahan pangan.

“Toko tetap buka. Kenapa, karena roda perekonomian tetap harus bergerak di area itu, di tengah masa-masa sulit seperti ini,” imbuhnya.

Fahmi menyebutkan selama penutupan jalan tersebut tidak akan menyediakan kaya parkir. Namun pihaknya akan menempatkan beberapa petugas untuk mengantisipasi kantong parkir baru.

“Tadi sudah dilihat peluang dan potensi lahan parkir baru tidak ada, dan kita akan siapkan petugas,” bebernya.

Terkait penutupan tersebut, Ia pun menghimbau kepada masyarakat yang tidak berkepentingan mendesak untuk tidak keluar rumah. Hal Itu guna mengurangi aktivitas masyarakat di tempat keramaian.

“Intinya kita berharap dengan penyekatan ini mereka yang tidak berkepentingan. Khususnya tidak dengan kebutuhan pokok tidak usah berbelanja, tidak usah keluar dari rumah kecuali memang ada kebutuhan pokok penting,” pungkasnya.

Reporter: Riki Rahardian
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 
Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Budi Azhar Minta Gubernur Segera Terbitkan Petunjuk Teknis Layanan RS Tanpa BPJS

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ditutup Gabah Kering, Truk KDMP Diduga Selundupan 100 Jerigen PertaliteĀ 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pengukuran Lahan Eks HGU PT AJA Difasilitasi Polisi, Tokoh Palabuhanratu Lengkapi Bukti Siapkan Gugatan PTUN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB