Tentang Surat Cinta

Senin, 4 Mei 2020 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Syamsul Hidayat

Apakah masih ada yang suka menyimpan surat cinta? Bahkan rutin membuka, membaca, dan membubuhkan minyak wangi jika harumnya memudar. Kalau masih ada, mungkin kalian lebih bucin dari epistemilogi #bucin yang sekarang sedang melanda.

Teringat waktu itu, surat cinta baru bisa selesai dalam tiga hari. Awal mula menuliskannya selalu salah, bersusah payah mengulangi. Selalu lain dalam pikiran, lain dalam perasaan, belasan lembar kertas berisi coretan kata hati menumpuk di pojok kamar. Isi dari surat pertama itu kurang lebih begini:

“Teruntuk Seseorang di Peraduan”

“Jujur, aku sebenarnya tidak tahu harus memulai dari mana untuk mengungkapkan apa yang aku rasakan saat ini. Sejak pertemuan pertama beberapa hari yang lalu, ada debar di dada, pikiranku terus mengingatmu, wajah manismu terus membayang kemanapun aku melangkah. Dan aku merasa bingung apakah ini yang disebut jatuh cinta. Surat ini mewakili segenap tanya dari lubuk hati yang dalam, perasaanku padamu telah menjadi siksa dalam bathinku jika terus ku simpan, mau kah kau menjadi kekasihku…..Aku yang selalu memikirkanmu…. Empat kali empat enam belas”.

Pengalaman “konyol” berkirim surat itu selalu membuat saya tersipu saat mengingatnya. Walaupun saya yakin hal demikian merupakan pengalaman pribadi banyak orang-yang sudah jadi remaja minimal sebelum tahun dua rebu-an.

Masih adakah tradisi berbalas balas surat cinta yang mendayu-dayu itu?

Sementara pengamatan, semenjak teknologi informasi masuk sekolah atau lebih tepatnya semenjak anak-anak remaja putra dan remaja putri mengenal komputer, telepon dan Internet. Mulailah tradisi berkirim dan berbalas surat cinta yang merupakan tradisi turun-temurun dari nenek moyang itu ditinggalkan secara perlahan. Dan saat ini di pastikan berkirim surat dalam bentuk surat pribadi (surat cinta) yang di tulis tangan, sudah tidak ada lagi.

Fasilitas teknologi yang terus maju, pada gilirannya telah mengganti cara orang dari manual ke canggih termasuk dalam hal urusan romantisme, menulis surat cinta dengan tulis tangan adalah usang.

Jauh sebelum saya mengenal surat cinta, para tokoh penting di negeri ini, saat mereka berjuang mengusir penjajah. Saat mengisi awal revolusi, ternyata romantisme mereka tetap hidup tanpa terhalang kerumitan situasi yang ada. Jarak yang memisahkan mereka dengan para kekasih. Melalui surat-surat cintanya telah menuai pemahaman sejarah bahwa para tokoh penting itu juga punya kehidupan pribadi yang layak dikagumi sepanjang zaman.

Bung Karno, Bung Tomo, dan Sutan Syahrir adalah nama-nama yang sebagian kisah cintanya, surat-surat cintanya, dibuka ke publik. Entah berbentuk buku atau semacam suplemen saja.

Dalam sebuah foto, tampak Sulistina Sutomo tersenyum sambil memegang buku karyanya. Buku itu ia susun dari surat-surat yang ia kumpulkan bertahun-tahun. Ialah surat-surat sang suami yang dikirim kepadanya. Buku tersebut ia beri judul “Romantisme Bung Tomo” .

Maria Ditacheau menerima hampir 287 surat cinta dari Sutan Syahrir selama dalam pengasingan Boven Digoel. Kemudian surat itu dicetak dalam bahasa Belanda, dan versi Indonesianya di beri judul “Perenungan dan Perjuangan Syahrir”.

Selepas pengajian magrib dan Salat Isya berjamaah sebagian dari kami remaja putra adalah belajar bersama. Kadang di rumah teman atau kadang dilanjutkan di masjid. Dan saat itulah balasan dari surat yang sudah lama saya tunggu datang. Dan saya harus menahan sesak saat membacanya.

“Sejak menerima surat itu, dua bulan kemudian saya baru sempat membuka dan membaca suratmu. Aku berterima kasih atas perhatian-mu dan aku percaya apa yang kamu ucapkan. Namun, usia kita berpaut jauh, mungkin kau harus bersabar, jikapun mungkin suatu saat kau layak jadi menantuku”.

Di tempat terpisah yang jauh, seorang bernama Srihana-adalah nama samaran-seorang tokoh penting, ketika ia mengirimkan surat cintanya kepada kekasih yang usianya terbentang jauh. “Ketika aku melihatmu untuk kali pertama, hatiku bergetar. Mungkin kau pun mempunyai perasaan yang sama. Srihana”. Surat cinta itu tertulis dalam biografi Hartini (salah satu istri Bung Karno) berjudul Srihana Srihani yang ditulis oleh Arifin Surya.

Selamat tinggal kenangan. Surat cinta adalah penanda generasi X berganti Y. (*)

Berita Terkait

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional
Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan
Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani
Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:27 WIB

Disclaimer! Pergeseran Gaya Hidup Modern: Antara Kemudahan Teknologi dan Meredupnya Nilai Tradisional

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Legitimasi Hukum Nasional: Kajian Filsafat Hukum dan Teori Kedaulatan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:46 WIB

Di Mata Akademisi, Sosok Yandra Utama Pemuda Berani

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam