Penjarahan Padepokan Girijaya Cidahu Ditutup, Ada Apa?

Minggu, 29 Maret 2020 - 16:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penjarahan Eyang Santri atau Padepokan Girijaya, yang bertempat di Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi sementara ini ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Kepala Desa (Kades) Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi Dindin Saripudin mengatakan, bahwa penutup tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang tengah melanda di Indonesia.

Bhabinkamtibmas sedang memberi pemahaman kepada tamu yang hendak pergi ke penjarahan

“Kita memperketat kepada tamu yang masuk ke Desa Girijaya, bahkan kami sudah memasang sebuah portal dan petugasnya supaya bisa mengontrol kendaraan yang masuk,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (29/3/20).

Lanjutnya, bahkan untuk warga Desa Girijaya yang sedang merantau di luar daerah kalau bisa jangan pulang dulu, sampai keadaan ini benar-benar membaik.

Selain itu, pihaknya menerapkan penyemprotan kesetiap kendaraan warga yang masuk ke wilayah tersebut, baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kita lakukan penyemprotan ke tiap kendaraan warga yang sudah melakukan aktivitas di luar, tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan untuk di luar warga Desa Girijaya, sementara ini belum bisa diperbolehkan masuk sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” paparnya.

Reporter: Herwanto

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Berita Terbaru