Pelanggan PDAM Cabang Kalapanunggal Ngeluh, Berbulan-bulan Air Tidak Normal

Sabtu, 28 Maret 2020 - 08:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cabang Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, mengeluh lantaran sudah hampir beberapa bulan terakhir ini, pasokan air tidak normal.

Kekecewaan pun memuncak, tetkala pasokan air yang dibutuhkam mati mendadak. Warga menilai pihak PDAM belum mampu memberikan pelayanan yang maksimal. Sebab, hingga saat ini belum ada penanganan cepat dan kejelasan akan penyebab hal tersebut.

Keluhan yang muncul ini pun terutama dirasakan, warga Kampung Cirangkong, Desa Mekarsari yang tak sedikit di wilayah tersebut mengalami kekecewaan. Bahkan, sempat menyampaikan langsung kepada pihak PDAM Cabang Kalapanunggal, akan tetapi belum ada jawaban pasti akan keluhan ini.

“Sudah hampir tiga bulan kebelakang keluhan ini dirasakan khususnya di RT.21/08. Sempat menanyakan langsung sih ke pihak PDAM, cuman jawabannya sabar dan sabar saja. Kan bingung,” keluh Ujang Supriadi kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (28/03/20).

Keluhan yang paling dirasakan kata Supriadi, air mati total hingga hampir tiga hari. Sesekali air menyala, pasti di malam hari dan siangnya mati. Ia berharap, agar secepatnya ada penanganan serius terkait keluhan yang dirasakan cukup lama ini.

“Tiga hari air mati, atau siang mati malam hidup. Jelas terganggu lah, karena air ini menjadi kebutuhan pokok. Beri kami kejelasan, bukan disuruh sabar,” ketusnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban dari pihak Cabang maupun PDAM pusat akan keluhan yang dirasakan ini.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Video Bocah Menangis Minta MBG Viral, SPPG Polres Gegerbitung 3 Ungkap Alasan Distribusi Terhenti? 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Berita Terbaru

HEADLINE

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:37 WIB

HEADLINE

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:00 WIB