Jalan Alternatif Nagrak Kembali Rusak, Dinas PU Bakal Perbaiki Tahun Ini

Jumat, 6 Maret 2020 - 14:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jalan alternatif pengubung Cibadak-Nagrak, tepatnya di wilayah Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi kembali dikeluhkan. Pasalnya, kondisi jalan yang belum lama ini diperbaiki tersebut sudah rusak kembali, Jumat (06/03/20).

Pengguna jalan, Arip P (26) warga Cibadak mengatakan, setiap melintas jalan tersebut dirinya terpaksa harus menurunkan kecepatannya karna jalan yang kecil dan rusak. Terlebih saat musim hujan seperti saat ini, jalan tersebut pun kerap digenangi air yang meluap ke jalan.

“Ya membahayakan lah, selain jalan yang kecil ditambah saat hujan turun air pun menggenang di area jalan rusak ini,” ujar Arip saat di temui di lokasi.

Dikatakan Arip, adapun faktor utama penyebab jalan rusak tersebut, yakni kurangnya saluran drainase di sepanjang jalan sehingga saat hujan turun, air menggenang dan mengakibatkan cepat rusak kembali.

“Saya berharap kepada pemerintah tolong lihat dan kaji ulang karna di sepanjang jalan alternatif nagrak tepat di wilayah Desa Cisarua hingga simpang jalan Jilegong saluran drainase kurang,” harapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar mengatakan, bahwasanya jalan alternatif yang menghubungkan Nagrak atau pun Cibadak itu direncankan akan segera diperbaiki tahun ini.

“Jalan tersebut memang sudah masuk perbaikan di tahun ini. Saya mengimbau, para pengguna jalan khususnya warga sekitar juga ikut memelihara jalan agar bisa bermanfaat lama,” singkatnya saat dikomfirmasi melalui akun WhatSapp pribadiny.

Reporter: Ifan
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru