Gadis Penjaga Warkop di Jampangtengah Jadi Buar Bibir, Siapa Dia?

Senin, 2 Maret 2020 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gadis penjaga warung kopi di Kampung Cirendeuy, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, fasih berbahasa inggris dan pintar melukis. Kepiawaiannya itu sontak menjadi buah bibir di tengah masyarakat setempat.

Adalah Feby Ayu Arianti (17), sosok gadis belia penjaga warung kopi tersebut. Bagaimana tidak, selain memiliki paras yang cantik, Feby yang hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini juga memiliki keahlian fasih berbahasa inggris dan mahir melukis. Feby, terpaksa tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lantaran terbentur biaya.

Sehingga, gadis berkerudung itu setiap hari membantu orang tuanya menjaga warung kopi, makanan ringan serta menjaga neneknya yang mengalami stroke. Feby merupakan anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Aden Subandi dan Yani.

Ternyata, Ia memiliki keahlian melukis atau menggambar sejak duduk dibangku sekolah dasar. Juga hafal beberapa lagu barat secara fasih dan dinyanyikan secara sempurna.

“Bisa berbahasa Inggris dari hasil membaca buku dan menonton TV serta berinteraksi dengan orang yang bisa berbahasa inggris.” kata Feby, Senin (2/3/2020).

Feby mengaku, ingin sekali melajutkan sekolah. Tetapi, terbentur di biaya. Sedangkan kedua orang tuanya yang sehari-hari mencari nafkah berprofesi ojek pangkalan dan buka usaha warung kecil untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari serta biaya berobat neneknya yang mengalami sakit stroke.

“Saya biasa belajar bahasa inggris dari membaca buku, nonton TV, ngobrol sama orang yang bisa bercakap Inggris. Sekarang tidak bisa lanjutin sekolah karena tidak ada biaya, saya bantu ibu jaga warung untuk kebutuhan sehari-hari,” selorohnya.

Lanjut Feby, dirinya memiliki bakat menggambar dan melukis menggunakan kertas jenis HVS dan pensil berwarna. Di samping itu, hobi menggambar dan melukis yang dimilkinya kadang jasanya digunakan untuk dibuatkan gambar dengan bayaran Rp20 ribu, hal ini dilakukan agar bakatnya terus tersalurkan.

“saya hobi menggambar dan melukis sejak kecil. Kalau ada orang minta digambarkan dirinya, selesai dalam sehari, dibayar 20 ribu,”pungkasnya.

Reporter: Ruslan

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Pesan SMSI Jabar, Hardiansyah: Optimalisasi Media Sosial Kunci Solusi Pendapatan Perusahaan Media! ‎ 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:57 WIB

Pesan SMSI Jabar, Hardiansyah: Optimalisasi Media Sosial Kunci Solusi Pendapatan Perusahaan Media! ‎ 

Berita Terbaru