Guna Transfaran, SDN Ini Malah Tidak Pasang Papan Pengumuman BOS?

Jumat, 28 Februari 2020 - 15:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Papan pegumuman Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Tipar yang berlokasi di Kampung Tipar Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, tidak terpasang, Jumat (28/02/20.

Pantauan Jurnaslsukabumi.com, sekolah yang memiliki siswa hampir 300 itu tidak terlihat adanya papan informasi mengenai penggunaan dana BOS selama ini. Padahal, pemasangan dan laporan penggunaan dana BOS itu wajib dilakukan sesuai amanat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sesaat dikomfirmasi, Kepsek SDN Tipar Cikidang, Suhendayana mengaku, tidak terpasangnya papan pengumuman dana BOS itu lantaran pihak sekolah tengah dalam pergantian ruangan.

“Kami baru menggunakan ruangan ini, Kami bersama pihak Komite Sekolah pun terus melakukan pembenahan dan melengkapi administrasi yang masih kurang,” akunya.

Adapun saat disinggung soal kelengkapan administrasi lainnya, Suhendaya mengaku sedang dikerjakan. “Soal informasi dan sistem administrasi sekolah masih dalam proses. Intinya, kami bersama ketua komite lagi memaksimalkan,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Umum LSM Gapura RI, Hakim Adonara mengatakan, pemasangan papan pengumuman penggunaan dana BOS bertujuan, guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS yang disalurkan setiap tahunnya kepada masing-masing sekolah.

“Jadi sesuai amanat Kemendikbud, sekolah wajib memasang agar lebih transparan dalam pengalokasian dana. Sehingga masyarakat juga bisa mengetahui penggunaan anggaran tersebut,” tegasnya.

Reporter: Hendi
Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru