Peristiwa Bojongkokosan, Keteladanan Jaga Harga Diri dan Martabat Bangsa

Senin, 10 Februari 2020 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Heri Gunawan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra

Peristiwa Bojongkokosan merupakan aksi pembuka melawan mesin-mesin perang Sekutu yang bersekala besar yang kemudian, langsung atau tidak langsung mempengaruhi lahirnya peristiwa-peristiwa pertempuran lain, baik di wilayah Sukabumi maupun di luar wilayah Sukabumi.

Keteladanan akan kegigihan perjuangan untuk menegakan kemerdekaan, keteladanan untuk menjaga harga diri dan martabat bangsa dari kekuatan penjajah asing.

Penaburan bunga di Monumen Bojongkokosan, Parungkuda, Sukabumi. Foto: Tim humas RAI HG

Pertempuran Bojongkokosan membawa efek yang besar terhadap keikutsertaan tentara Sekutu di Indonesia. Di Inggris sendiri dibahas dalam Kongres parlemen di mana mayoritas publik dan parlemen Inggris menolak Inggris terlibat lebih lanjut dalam pertempuran Indonesia dengan Belanda dan menghormati keinginan rakyat Indonesia untuk merdeka. Hal ini merupakan salah satu faktor yang mempersingkat kehadiran tentara Inggris di Indonesia.

Penaburan bunga di Monumen Bojongkokosan, Parungkuda, Sukabumi. Foto: Irfan Rifaudin/jurnalsukabumi.com

Pertempuran Bojongkokosan telah mengakibatkan banyak korban jiwa baik dari pihak sekutu, maupun pihak TKR tercatat dalam situs Museum Bojongkokosan, tidak kurang lebih dari 73 orang prajurut TKR dinyatakan gugur.

Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang ke-12 mengusung tema “Setia Bergerak untuk Indonesia Raya”, rasanya tidak berlebihan kalau kami mengajak kader, simpatisan dan relawan melakukan napak tilas guna meneladani kegigihan perjuangan para pahlawan Indonesia yang gugur, khususnya di Bojongkokosan Sukabumi.

Penaburan bunga di Monumen Bojongkokosan, Parungkuda, Sukabumi. Foto: Irfan Rifaudin/jurnalsukabumi.com

Di Sukabumi Gerindra sebagai partai politik pemenang, ini membuktikan Gerindra diterima rakyat. Dengan kepercayaan rakyat yang besar kepada Partai Gerindra, tidak terlepas dari harapan rakyat kepada Partai Gerindra yang amat besar.

‘Rakyat Sukabumi’ menantikan keberpihakan kebijakan dari orang-orang ‘Gerindra’ Para kader yang baik dan berpihak, para dewan yang merakyat dan mampu menyerap kritik, aspirasi rakyat dan diaplikasikan dalam setiap kebijakannya dengan tetap setia menjaga amanat yang diberikan oleh rakyat.

Kita jangan sekali-kali melupakan rakyat, apalagi menjauh dari rakyat. Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah. Mari bergerak bersama untuk Sukabumi tercinta, untuk Indonesia Raya.

Berita Terkait

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas
Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat
Menjemput Berkah di Tengah Badai Geopolitik: Jihad Ekonomi, Budaya, dan Spiritual Kabupaten Sukabumi
Di Balik Senyum Siswa Sukabumi: Rasa Syukur atas Kehadiran Heri Gunawan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Gizi Rakyat atau Gizi Oligarki?

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:39 WIB

Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Berita Terbaru

PERISTIWA

Truk Terguling, Akses Nasional Sukabumi-Banten Tutup Total

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:11 WIB