Oknum Dua Ormas Bentrok, Tiga Tersangka Penganiayaan Dicokok Polres Kota Sukabumi

Minggu, 26 Januari 2020 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tiga orang tersangka yang diduga melakukan penganiayaan anggota Badan Potensial Keluarga Besar (BPPKB) Banten berhasil dicokok Polres Sukabumi Kota. Kini, penanganan kasus hingga mengakibatkan bentrokan antara BPPKB Banten dengan Paguron Sapu Jagat di perbatasan Sukabumi-Cianjur ditangani Polda Jabar.

Ketiga tersangka yakni RT alias T (25), DF alias H (29) dan RM alias E (25). Namun belum diketahui mereka dari kubu ormas mana. Ketiga pelaku terancam dikenakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. 

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo menegaskan, setelah berhasil menangkap ketiga tersangka pemicu bentrok dua ormas, proses penyidikan selanjutnya akan ditangani Polda Jawa Barat.

“Kami Polres Sukabumi Kota dengan di-backup anggota Ditreskrimum Polda Jabar sudah menangkap dan mengamankan tiga orang tersangka yang diduga pelaku pengeroyokan atau penganiayaan yang terjadi di wilayah Sukalarang,” kata kepada awak media, Sabtu (25/1/2020) petang.

Motif penganiayaan hingga bentrok dua ormas itu, kata Wisnu, diduga dipicu kesalahpahaman saja antara pelaku dan korban.

“Kemungkinan tidak ada tersangka lain dalam kasus ini,” tegasnya.

Sementara itu, korban M mengalami luka bacok hingga sobek di bagian wajah, korban Y luka bacok pada bagian kepala belakang dan korban H luka bacok pada lengan kanan dan kiri.

“Kondisi terkini korban dua sudah kembali ke rumah, satu masih dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,” kata AKBP Wisnu Prabowo.

Diberitakan, jagat jejaring media sosial dan aplikasi perpesanan di Sukabumi dihebohkan dengan beredarnya beberapa foto serta postingan video bergambar korban luka dari salah satu ormas, Jumat (24/1/2020) petang.

Baik dari aplikasi WhatsApp maupun jejaring Facebook memperlihatkan beberapa orang terluka seperti bekas sabetan senjata tajam. Mereka terluka sayatan di bagian tangan, ada juga lula di bagian kepala, dan ada pula yang terluka di bagian mukanya.

Kabarnya, mereka terluka setelah bentrok dengan ormas lainnya di kawasan perbatasan Sukabumi-Cianjur. Korban terluka dilaporkan sudah berada di rumah sakit dan tengah mendapatkan perawatan.

Malah ada yang menulis, kedua ormas yang diduga terlibat bentrok itu hingga terjadi aksi saling berkelahi. Informasinya, beberapa di antaranya membawa senjata tajam dan bambu kuning.

Reporter : Ifan
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi
Pedagang Sayur Tewas Terlindas KA Pangrango di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng
Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”
Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:17 WIB

Sudutkan Presiden Prabowo, Eks Ketua BEM UGM Disemprot Relawan Manuk Dadali dan Relawan Sukabumi

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:10 WIB

Usung Tema Laut Lestari Nelayan Berseri, Bupati dan Ketua DPRD Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

Agus Andrianto Dorong Lapas Kembangkan Usaha Mandiri, Tegaskan Jajaran Jangan “Nakal”

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Berita Terbaru