Tanah Retak Rusak Dua Rumah Warga Sukabumi

Rabu, 9 Oktober 2019 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI – Pergerakan atau tanah retak merusak dua unit rumah di Kampung Benda RT 05/06, Desa Karangtengah, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

Kedua rumah itu dilaporkan mengalami kerusakan berupa lantai dan dindingnya retak. Lebar keretakannya bervareasi, mulai 5 centimeter hingga lebih dari 30 centimeter.

Kedalaman keretakan terparah diperkirakan mencapai 10 meter. Para penghuni kedua, yakni keluarga Awan (60) dan Maman Sulaeman (73) belum mengungsi.

“Sebetulnya rumah tetangga juga retak-retak tapi masih kecil. Hanya rumah saya dan Pak Awan yang parah atau besar retakannya,” kata Maman Sulaeman, Rabu (9/10/2019).

Tim ahli saat melakukan penelitian dan kajian pergerakan tanah.

Baik keluarga Awan dan keluarganya, kata Maman, belum mengungsi karena tidak ada tempat lain lagi yang harus ditempati. Dia berharap ada bantuan dari pemerintah.

“Mau gimana lagi, belum ada tempat lagi. Takut dan was-was selalu ada. Apalagi kaya semalam hujan, khawatir retakan susulan,” keluhnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Muhammad Asep menerangkan, sejauh ini belum bisa memastikan penyebab tanah retak tersebut. BPBD masih menunggu hasil penelitian dan kajian dari tim ahli.

“Termasuk apakah nantinya akan diungsikan atau tidak, kami masih menunggu hasil kajian. Tim ahli sudah melakukan penelitian dan kajian,” tandasnya.

REPORTER: FK Robbi

REDAKTUR: Jon Digos

Berita Terkait

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Perjuangkan Hak Rakyat, Heri Gunawan Desak ATR/BPN Tuntaskan Sengketa Lahan di Jaksel dan Cidahu Sukabumi
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Kemarau Panjang, Petani Sayur di Bojonggenteng Terpaksa Pikul Air Ratusan Meter
Niat Mancing, Pria Ini Dibuat Heboh Temukan Mayat Mengambang di Sungai Munjul Ciambar
Jelang Akhir Libur Panjang, Arus Kendaraan Exit Tol Parungkuda-Sukabumi Padat Merayap

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:26 WIB

Perjuangkan Hak Rakyat, Heri Gunawan Desak ATR/BPN Tuntaskan Sengketa Lahan di Jaksel dan Cidahu Sukabumi

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Senin, 13 Juli 2026 - 16:09 WIB

Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban

Berita Terbaru