Di Bawah Mesin Raksasa PLTU Pelabuhanratu, Terselip Keindahan Lima Jenis Terumbu Karang 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di balik besarnya mesin Ship Unloader Crane yang setiap hari mengangkat batu bara untuk kebutuhan PLTU Pelabuhanratu, kehidupan bawah laut ternyata masih menyimpan pemandangan yang menarik.

Di sela lintasan kapal tongkang pengangkut batu bara, sejumlah terumbu karang masih ditemukan tumbuh secara alami. Kondisi tersebut terlihat saat monitoring program PT Indonesia Power UBP Jawa Barat II melalui Komunitas Penggiat Konservasi Nyelam Sukabumi (PENYU).

Pengawas Komunitas PENYU, Apra didampingi Wan Wan mengatakan kawasan tersebut memiliki beragam jenis terumbu karang yang masih hidup dan berkembang.

“Di sekitar lokasi yang ditutupi batu bintang, terdapat coral foliose, coral encrusting, coral branching, coral massive, dan coral millepora,” kata Apra, Kamis (8/10/2026).

Menurut mereka, coral massive ditemukan di beberapa titik dan masih tumbuh secara alami. Karakter karang yang memiliki struktur besar membuat jenis tersebut relatif mampu bertahan terhadap kondisi perairan.

“Coral massive ada di beberapa titik yang masih alami karena jenis ini tumbuh besar sehingga tidak terlalu terganggu oleh kondisi air. Di sekitarnya juga dikelilingi coral foliose,” ujarnya.

Sementara itu, coral branching dan coral millepora menjadi jenis yang paling mendominasi kawasan tersebut. Kedua jenis karang itu ditemukan tumbuh cukup melimpah pada kedalaman sekitar 30 sentimeter hingga 2 meter.

“Yang mendominasi di sepanjang lokasi tersebut coral branching serta coral millepora. Kedua jenis tersebut tumbuh sangat melimpah, berada pada kedalaman 30 sentimeter hingga 2 meter di bawah laut,” ungkapnya.

Kondisi bawah laut tersebut dinilai memiliki potensi lebih dari sekadar kawasan konservasi. Perairan yang relatif tenang membuat lokasi tersebut menarik untuk dijadikan ruang edukasi ekosistem laut sekaligus lokasi pengamatan bawah laut.

“Lokasi tersebut dapat dijadikan tempat edukasi. Ditambah kondisi arus yang cukup tenang, cocok untuk snorkeling maupun scuba,” tambahnya.

Keberadaan terumbu karang alami di tengah kawasan aktivitas PLTU menjadi gambaran bahwa di balik lalu-lalang kapal tongkang dan aktivitas industri, ekosistem laut tetap memiliki ruang untuk tumbuh.

“Potensi tersebut sekaligus menjadi alasan pentingnya pemantauan dan upaya menjaga keberadaan terumbu karang agar tetap menjadi bagian dari ekosistem pesisir Palabuhanratu,” tandasnya.

 

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Seru! Flying Fox Jadi Wahana Baru di Gunungwayang, Cuma Rp20 Ribu Bisa Uji Adrenalin
100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Di Bawah Mesin Raksasa PLTU Pelabuhanratu, Terselip Keindahan Lima Jenis Terumbu Karang 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Seru! Flying Fox Jadi Wahana Baru di Gunungwayang, Cuma Rp20 Ribu Bisa Uji Adrenalin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Berita Terbaru