JURNALSUKABUMI.COM – Pembangunan Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu perhatian Nanan Apon yang menyatakan diri maju dalam kontestasi pemilihan kepala desa serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang.
Nanan membawa gagasan besar bertajuk Menuju Desa Cidadap yang Sejahtera dan Mandiri. Gagasan tersebut diterjemahkan ke dalam sejumlah agenda yang menyentuh sektor ekonomi masyarakat, pengelolaan sumber daya alam, peningkatan kapasitas warga hingga pelayanan publik.
Dalam rumusan visi dan misinya, Nanan menempatkan peningkatan pendapatan petani dan pelaku UMKM sebagai salah satu perhatian utama. Modernisasi disebut menjadi pendekatan yang ingin digunakan agar sektor ekonomi masyarakat desa dapat berkembang mengikuti kebutuhan zaman.
Selain sektor ekonomi, pengelolaan sumber daya alam menjadi bagian lain yang mendapat perhatian. Nanan menggagas agar potensi sumber daya alam dapat dikelola dengan orientasi manfaat yang lebih besar bagi desa dan masyarakat.
Gagasan tersebut kemudian dilengkapi dengan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan. Menurut konsep yang dibawanya, pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kemampuan masyarakat agar mampu mengambil peran dalam perkembangan ekonomi dan sosial desa.
Pada sektor infrastruktur, Nanan membawa gagasan pembangunan yang berkeadilan. Artinya, pembangunan diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas dan tidak hanya terkonsentrasi pada wilayah tertentu.
Sementara dalam tata kelola pemerintahan desa, transparansi dan pelayanan publik menjadi bagian penting dari visi yang ditawarkan.
Nanan mencantumkan pelayanan publik yang cepat dan ramah sebagai salah satu agenda. Gagasan ini menempatkan pemerintah desa bukan hanya sebagai pengelola administrasi, tetapi juga sebagai pihak yang berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Cidadap bersatu, Rakyat Maju menjadi slogan yang diusung dalam gagasan pembangunan 2027 nanti,” kata Nanan, Senin (21/9/2026).
Di luar gagasan pembangunan, Nanan memiliki latar belakang sebagai pengusaha emas. Ia juga menekuni dunia jurnalistik, sebuah pengalaman yang menurutnya menjadi bagian dari perjalanan profesional dan membentuk jaringan relasi selama beraktivitas di Kabupaten Sukabumi.
Pengalamannya di dunia jurnalistik membuat Nanan berinteraksi dengan berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintahan, TNI dan Polri di lingkungan Kabupaten Sukabumi.
Dalam pencalonannya, Nanan juga menyampaikan komitmen pribadi terkait penghasilan kepala desa. Ia menyatakan bahwa apabila terpilih, gaji sebagai kepala desa tidak akan diambil dan akan disumbangkan untuk kepentingan masyarakat.
“Gaji sebagai kepala desa tidak akan saya ambil sepeserpun, akan saya sumbangkan semuanya untuk masyarakat,” tegas Nanan.
Gagasan tersebut menjadi bagian dari tawaran Nanan dalam menghadapi pemilihan kepala desa serentak 2027 di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.
Dengan sejumlah agenda yang dibawa, mulai dari modernisasi sektor pertanian dan UMKM, pengelolaan sumber daya alam, pemberdayaan masyarakat, pemerataan infrastruktur hingga transparansi pelayanan publik, masyarakat Cidadap nantinya dapat mencermati sejauh mana gagasan tersebut menjawab kebutuhan desa dan bagaimana implementasinya jika mendapat mandat dalam pemilihan kepala desa.
“Mohon doa restunya, semoga segala keinginan dan harapan yang akan di tempuh nanti bisa terlaksana dan diberikan kelancaran,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











